Seribu Pelajar Melantunkan Macapat dalam FKY 2026

Pic by Instagram FKY

Celebrithink.com – Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 resmi membuka perhelatannya lewat aksi kolosal seribu pelajar Muhammadiyah melantunkan macapat di Titik Nol Km Jogja. Mengusung tema utama “AKSARA”, gelaran budaya tahunan ini berfokus merayakan bahasa dan sastra Jawa sebagai warisan budaya lokal. Agenda puncak FKY 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–19 September 2026 bertempat di Lapangan Beran, Sleman.Vibrasi Budaya Anak Muda di Pusat Kota

Kawasan Titik Nol Km Yogyakarta berubah menjadi panggung ingatan terbuka saat ribuan suara muda melebur melantunkan tembang macapat secara massal. Momen ini menjadi bukti konkret bahwa seni tradisi tidak pernah redup, melainkan terus hidup di tengah arus modernisasi Gen Z dan generasi milenial.

Aksi pembuka ini tidak cuma menyedot perhatian wisatawan domestic maupun asing, tapi juga menjadi trigger penting buat mengingatkan kita pentingnya merawat identitas budaya. Melalui lantunan bait-bait klasik yang puitis, para pelajar berhasil membuktikan bahwa bahasa daerah bisa tampil keren dan relevan.

“AKSARA” Fokus Utama FKY 2026 di Sleman

Tahun ini, Festival Kebudayaan Yogyakarta memilih tajuk “AKSARA” untuk menyoroti kedalaman bahasa, tutur kata, serta manuskrip lokal sebagai fondasi peradaban. Pemilihan tema ini dinilai krusial di tengah gempuran tren digital agar generasi muda tetap terhubung dengan akar sejarahnya.

Festival Kebudayaan Yogyakarta selalu sukses menyajikan perpaduan antara seni instalasi modern, pertunjukan rakyat, pasar kuliner tradisional, hingga workshop interaktif. Mengunjungi FKY 2026 bisa jadi pilihan chill terbaik buat kamu yang mau menikmati vibe seni Jogja tanpa kesan yang kaku.

Poin menarik yang wajib kamu kepoin di FKY 2026:

  • Pameran Seni & Instalasi Aksara: Visualisasi seni rupa kontemporer berbasis bahasa dan sastra nusantara.
  • Panggung Pertunjukan Musik & Tari: Kolaborasi seniman lintas generasi dari berbagai wilayah di DIY.
  • Pasar Pasar Kebudayaan: Tempat berburu jajanan lawas, produk craft lokal, dan barang antik unik.

Populer video

Berita lainnya