GEAPP Siapkan Pendanaan Energi Bersih Rp 17,3 Triliun

by shutterstock

Investasi Besar untuk Energi Bersih

Celebrithink.com – Lembaga asing Global Energy Alliance for People and Planet (GEAPP) menyiapkan dana USD 1,07 miliar atau sekitar Rp 17,3 triliun untuk mendukung proyek energi baru dan terbarukan. Dana ini akan digunakan dalam dua tahun terakhir untuk proyek di Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Karibia.

Dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2025, CEO GEAPP, Woochong Um, menyebut pendanaan ini mencakup 130 proyek di 40 negara. Proyek ini bertujuan mengurangi emisi karbon sebanyak 147.000 ton serta meningkatkan mata pencaharian bagi lebih dari 2 juta orang.

Misi Besar GEAPP

GEAPP berkomitmen memperluas akses energi terbarukan bagi 1 miliar orang di dunia. Selain itu, mereka menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 4 gigaton dan penciptaan 150 juta lapangan kerja berkelanjutan. Woochong Um menekankan pentingnya kolaborasi global agar transisi energi bersih berjalan lebih cepat.

GEAPP menggunakan berbagai skema pembiayaan, mulai dari kerja sama antara pemerintah dan swasta hingga pendanaan melalui perbankan serta organisasi multilateral. Langkah ini diharapkan mempercepat adopsi energi bersih secara global.

Konsorsium BESS untuk Transisi Energi

Saat ini, lebih dari 15 negara dan 20 mitra telah bergabung dalam Konsorsium Sistem Penyimpanan Energi Baterai (BESS) GEAPP. Konsorsium ini bertujuan mempercepat transisi energi akibat perubahan iklim dengan mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang lebih luas.

Menurut Wakil Presiden GEAPP untuk Asia Tenggara, Kitty Bu, pendanaan energi sangat penting bagi negara berkembang. Dengan adanya pendanaan ini, akses ke energi terbarukan bisa semakin luas dan berkelanjutan.

Penghargaan untuk GEAPP di WEF 2025

Dalam WEF 2025, GEAPP menerima penghargaan Giving to Amplify Earth Action (GAEA) Award. Penghargaan ini memberikan akses ke jaringan global yang dapat membantu memperkuat kemitraan dan mempercepat inovasi dalam sektor energi bersih.

Managing Director WEF, Gim Huay Neo, menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah, bisnis, dan masyarakat sipil sangat penting. Keberhasilan proyek energi bersih ini diharapkan bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam membangun masa depan berkelanjutan.

WEF 2025 dan Fokus Utama

Forum Ekonomi Dunia 2025 yang berlangsung di Davos-Klosters dari 20 hingga 24 Januari mengusung tema “Kolaborasi untuk Era Cerdas.” Ada lima fokus utama dalam pertemuan ini, yaitu:

  1. Pemulihan pertumbuhan ekonomi.
  2. Transformasi industri di era cerdas.
  3. Investasi pada sumber daya manusia.
  4. Perlindungan lingkungan dan keberlanjutan.
  5. Membangun kembali kepercayaan investor.

Melalui forum ini, diharapkan berbagai pihak dapat bekerja sama dalam menghadapi tantangan global, terutama dalam mempercepat transisi energi bersih dan mengatasi perubahan iklim.

Populer video

Berita lainnya