Jepang Rayakan “Neko no Hi”: Fenomena ‘Nekonomics’ yang Tembus 3 Triliun Yen

Pic by Pinterest

Celebrithink.com – Ketika sebagian besar wilayah Asia merayakan Tahun Baru Imlek, Jepang justru berpaling ke arah hewan yang berbeda. Meskipun kucing tidak masuk dalam daftar Shio—konon karena dikerjai oleh tikus menurut legenda—Jepang punya satu hari khusus untuk membalasnya. Jatuh pada hari Minggu (22/2), Jepang merayakan Neko no Hi atau Hari Kucing. Pemilihan tanggal 2/22 ini pun unik, karena dalam bahasa Jepang bisa dibaca seperti suara “meong” si kucing.

Bukan Sekadar Perayaan, Tapi “Cuan” Besar
Awalnya dicetuskan oleh Japan Pet Food Association pada akhir 1980-an, Hari Kucing kini telah meledak menjadi ladang bisnis yang menggiurkan. Fenomena ini melahirkan istilah “Nekonomics” (gabungan kata Neko yang berarti kucing dan Economics). Tidak main-main, Profesor Emeritus Katsuhiro Miyamoto dari Universitas Kansai memperkirakan dampak ekonomi dari kucing di Jepang mencapai hampir 3 triliun yen (sekitar Rp300 triliun lebih) setiap tahunnya!

Berbagai Perusahaan Besar pun Berlomba-lomba Ikut Meramaikan

Convenience Store (Konbini): Saling bersaing menjual hidangan penutup bertema kucing, seperti puding berbentuk telapak kaki kucing yang super gemas.

Raksasa Energi Eneos Holdings: Bahkan perusahaan energi pun ikut masuk ke pasar ini dengan menawarkan menara karton bertenaga listrik untuk kucing.

Hubungan Bersejarah Sejak Abad ke-9
Kecintaan Jepang terhadap kucing bukan tren baru kemarin sore. Hubungan ini sudah terjalin berabad-abad. Catatan tertua tertulis di buku harian Kaisar Uda pada tahun 889, berjudul Kanpyo Gyoki. Dalam catatannya, sang Kaisar sangat memuji bulu hewan peliharaannya yang berkilau dan kemampuannya yang hebat dalam menangkap tikus.

Jadi, jangan heran kalau Jepang sekarang resmi jadi “Negeri Kucing”. Selain Hari Kucing, Jepang juga punya banyak hari peringatan unik berbasis permainan kata lainnya, seperti Hari Pasangan Serasi (22 November) hingga Hari Mayones yang akan segera tiba pada 1 Maret mendatang.

Populer video

Berita lainnya