Nasirun, Maestro Seni Itu Telah Berpulang

Pic by Detik.com

Celebrithink.com – Dunia seni rupa Indonesia tengah berduka. Pelukis sekaligus maestro seni lukis Nasirun meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya menurun secara mendadak. Kepergiannya disebut dipicu oleh komplikasi akibat penyakit asam lambung yang dideritanya.

Jenazah almarhum dimakamkan di Makam Seniman yang berada di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosesi pemakaman dihadiri keluarga, sahabat, seniman, hingga para pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah mengabdikan hidupnya bagi dunia seni.
Nasirun dikenal sebagai salah satu perupa paling berpengaruh di Indonesia.

Tak hanya berprofesi sebagai pelukis, ia juga aktif sebagai seniman lintas medium dan kolektor karya seni. Selama puluhan tahun berkarya, ia konsisten menghadirkan identitas budaya Jawa dalam setiap lukisannya. Wayang, simbol-simbol tradisi, mitologi, hingga kehidupan masyarakat Jawa menjadi elemen yang kerap muncul dalam karya-karyanya dengan gaya yang ekspresif dan penuh warna.

Keunikan itulah yang membuat nama Nasirun tak hanya dikenal di dalam negeri. Berbagai pameran tunggal maupun pameran bersama yang diikutinya sukses membawa karya-karyanya menembus panggung internasional, mulai dari kawasan Asia Tenggara hingga sejumlah negara di Eropa dan Amerika Utara. Lukisannya menjadi bukti bahwa budaya lokal mampu berbicara dalam bahasa yang dipahami dunia.

Sepanjang perjalanan kariernya, Nasirun juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan komunitas seni. Ia kerap membuka ruang diskusi, berbagi pengalaman kepada seniman muda, serta mendorong lahirnya karya-karya baru yang tetap berakar pada identitas budaya Indonesia. Sikap rendah hati dan kecintaannya terhadap seni membuatnya dihormati lintas generasi.

Kepergian Nasirun meninggalkan kehilangan besar bagi dunia seni rupa nasional. Meski demikian, warisan pemikiran dan ribuan karya yang telah ia ciptakan diyakini akan terus hidup, menjadi sumber inspirasi bagi para perupa muda untuk terus berkarya tanpa melupakan akar budaya. Sosoknya mungkin telah berpulang, tetapi jejak kreativitas dan dedikasinya akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah seni rupa Indonesia.

Populer video

Berita lainnya