Posting Ennui, Standar Keren Baru Gen-Z & Alpha

Pic by Nano Banana

Celebrithink.com – Pernah nggak kamu buka profil Instagram seseorang, pengikutnya ribuan, tapi postingannya nol? Atau mungkin kamu sendiri yang sekarang merasa malas banget buat sekadar update foto di feeds? Selamat, kamu mungkin sedang mengalami Posting Ennui.

Istilah ennui (berasal dari bahasa Prancis yang berarti kebosanan atau kelesuan mendalam) kini resmi mampir di dunia digital. Fenomena ini menggambarkan perasaan lelah, apatis, dan tidak peduli lagi untuk memamerkan hidup di media sosial.

Mengapa Feeds Sekarang Kosong Melompong? Ennui

Bagi Gen-Z dan Gen-Alpha, media sosial bukan lagi tempat “pamer” yang menyenangkan seperti dulu. Ada pergeseran psikologis yang cukup dalam:

  • Social Burnout: Mempertahankan estetika feeds itu melelahkan. Harus edit foto, mikirin caption, sampai milih waktu posting yang pas.
  • Takut di-Judgement: Di era pembatalan (cancel culture) dan komentar pedas, mengosongkan feeds adalah cara paling aman untuk melindungi kesehatan mental.
  • Privacy is the New Luxury: Menampilkan diri secara eksplisit kini dianggap “berusaha terlalu keras” (try hard). Standar keren terbaru adalah menjadi misterius atau hanya membagikan hal-hal yang benar-benar esensial melalui Second Account atau Close Friends.

Dari Ruang Sosialisasi ke Panggung Hiburan

Akibat fenomena ini, fungsi media sosial pun bergeser drastis. Media sosial nggak lagi jadi tempat buat tahu kabar teman lewat foto liburan mereka, tapi beralih menjadi One Stop Entertainment Platform.

Kita buka aplikasi bukan untuk melihat posting-an orang yang kita kenal, tapi untuk mengonsumsi konten video pendek, meme, atau berita viral. Algoritma kini lebih mengutamakan hiburan daripada koneksi personal.

Meski terdengar apatis, fenomena ini sebenarnya punya sisi positif:

  • Validasi Internal: Orang mulai berhenti mencari “Like” sebagai sumber kebahagiaan.
  • Kehidupan Nyata yang Lebih Hidup: Tanpa beban harus mendokumentasikan setiap momen, orang jadi lebih present saat menjalani aktivitas.

Jadi, kalau kamu lihat temanmu tiba-tiba menghapus semua fotonya atau jarang update, jangan dibilang ansos ya. Bisa jadi, mereka justru lagi mencapai level “keren” yang sesungguhnya di mata generasi sekarang.

Populer video

Berita lainnya