Jakarta, harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini, 10 Oktober 2024, tercatat Rp1.473.000 per gram. Harga ini mengalami penurunan sebesar Rp10.000. Untuk harga buyback, yaitu harga yang digunakan saat menjual kembali emas, berada di angka Rp1.318.000 per gram, turun Rp9.000 dari hari sebelumnya.
Penurunan harga emas Antam ini sejalan dengan harga emas global yang juga mengalami koreksi. Data dari Refinitiv menunjukkan bahwa pada penutupan perdagangan Rabu, 9 Oktober 2024, harga emas dunia turun 0,54% menjadi US$2.607,77 per troy ons. Hal ini menandai penurunan berturut-turut selama enam hari, dengan total penurunan sebesar 2,07%.
Pelemahan harga emas dipicu oleh penguatan dolar AS dan berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS (The Fed) pada bulan November. Indeks dolar AS naik ke angka 102,928, yang merupakan level tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir. Selain itu, imbal hasil US Treasury juga meningkat menjadi 4,07%, tertinggi sejak Juli 2014.
Kenaikan dolar AS dan imbal hasil US Treasury memberikan dampak negatif terhadap harga emas. Kenaikan nilai dolar membuat emas lebih mahal untuk dibeli, yang mengurangi minat beli. Emas tidak memberikan imbal hasil, sehingga kenaikan imbal hasil US Treasury menjadikan emas kurang menarik sebagai investasi.
Dengan penurunan harga ini, ada peluang bagi kamu untuk membeli emas Antam. Harga yang lebih rendah dapat menjadi kesempatan baik untuk investasi jangka panjang. Meski terdapat tekanan dari faktor eksternal, emas tetap menjadi pilihan investasi yang menarik di tengah ketidakpastian pasar. Apakah kamu sudah memikirkan untuk berinvestasi di emas?