Celebrithink.com – Penyanyi dangdut ternama Inul Daratista memilih tetap mempertahankan seluruh karyawannya meski bisnis kulinernya belum mendatangkan keuntungan. Pemilik goyang ngebor ini mengaku rela menyubsidi operasional restoran yang sedang sepi dari penghasilan lini bisnisnya yang lain demi menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Keputusan berani ini diambil Inul karena memikirkan nasib dan kelangsungan hidup para staf yang menggantungkan mata pencaharian utama mereka di unit usaha tersebut.Rela Nombok Demi Nasib Puluhan Karyawan
Dinamika industri kuliner yang belum stabil kerap memaksa banyak pemilik usaha mengambil langkah efisiensi ekstrem seperti pemangkasan jumlah pekerja. Namun, bagi Inul Daratista, opsi PHK menjadi pilihan paling akhir yang selalu berusaha ia hindari di tengah situasi sulit.
Ia mengungkapkan bahwa operasional restoran kulinernya saat ini harus ditopang penuh oleh modal (cross-subsidy) dari pendapatan sektor bisnis lain yang ia kelola. Keputusannya untuk tetap membuka outlet dan menanggung kerugian membuktikan kepedulian sosial yang tinggi terhadap nasib perekonomian stafnya.
Komitmen Inul Jaga Mata Pencaharian Tim
Sebagai pengusaha yang merintis karier dari bawah, Inul sangat memahami betapa berharganya kepastian pekerjaan bagi sebuah keluarga. Niat untuk menutup usaha sempat terlintas, tetapi empati terhadap kesejahteraan karyawan membuatnya bertahan.
Strategi Pertahankan Bisnis Saat Sepi Pembeli
Pertahanan bisnis yang dilakukan Inul bukan sekadar nekat, melainkan bagian dari kalkulasi manajemen risiko jangka panjang untuk menjaga integritas brand. Terlebih, karyawan yang merasa diperhatikan di masa krisis akan memiliki tingkat loyalitas dan produktivitas lebih tinggi.