Celebrithink.com – Federal Express Corporation, salah satu perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, bersama Junior Achievement (JA), mengumumkan para pelajar pemenang babak final FedEx/JA International Trade Challenge Asia Pacific 2026 yang digelar dalam acara langsung di Singapura. Acara ini menjadi tonggak penting bagi program tersebut yang kini memasuki tahun ke-20 dalam memberdayakan generasi muda di seluruh Asia Pasifik dengan keterampilan kewirausahaan, bisnis, dan perdagangan internasional.
Kompetisi tahun ini diikuti oleh lebih dari 4.000 pelajar dari 8 pasar, yaitu Hong Kong SAR, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Sebanyak 48 pelajar berkumpul di Singapura untuk mengikuti babak final Asia Pasifik. Mereka ditantang untuk membuat strategi memasuki pasar bagi sebuah produk yang inovatif dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan kembali material kemasan bekas menjadi solusi berkelanjutan yang memberikan nilai ekonomi, lingkungan, atau sosial bagi masyarakat setempat, dengan Kamboja sebagai target pasar. Di tengah meningkatnya perhatian konsumen terhadap dampak produk terhadap lingkungan serta peran perusahaan dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan, tantangan ini menjadi semakin relevan. Para pelajar dibagi ke dalam tim yang terdiri dari dua orang dari pasar yang berbeda untuk mendorong pemahaman lintas budaya. Setiap tim kemudian mempresentasikan ide mereka di hadapan panel juri yang terdiri dari para pengusaha dan pemilik usaha kecil terkemuka di Singapura.
“Saat merayakan tahun ke-20 FedEx/JA International Trade Challenge, kami bangga melihat dampak jangka panjang yang telah diberikan program ini kepada ribuan generasi muda di seluruh Asia Pasifik. Apa yang awalnya merupakan inisiatif untuk memperkenalkan perdagangan internasional kepada para pelajar kini telah berkembang menjadi wadah untuk mengembangkan pola pikir kewirausahaan, kolaborasi lintas budaya, dan kemampuan memecahkan masalah di dunia nyata. Bakat, kreativitas, dan pola pikir global yang ditunjukkan para finalis tahun ini memberikan kami keyakinan besar terhadap generasi pemimpin bisnis berikutnya,” ujar Salil Chari, President, Asia Pacific, FedEx.
Juara pertama diraih oleh Team Ascent, yang terdiri dari Farra Santoso (Indonesia) dan Harry Jang (Korea Selatan). Mereka berhasil memukau para juri dengan ide inovatif berupa pelindung panas ringan yang dibuat dari kemasan industri daur ulang. Dirancang untuk iklim panas Kamboja, solusi ini mengurangi panas yang masuk ke bangunan yang sudah ada tanpa menggunakan listrik, sehingga membantu menekan biaya energi pabrik, melindungi pekerja dari panas, dan mengurangi limbah.
Dua tim yang menjadi runner-up adalah Team Baksei, yang terdiri dari Masato Hirozane (Jepang) dan Sara Nileshkumar Jasani (Malaysia), yang mengembangkan solusi untuk mengubah kemasan plastik lunak yang dibuang menjadi ubin tahan lama dan tahan banjir. Sementara itu, Team Ventra, yang terdiri dari Minette Cabaluna (Filipina) dan Rayden Cleverson Suhardi (Indonesia), mengusulkan solusi pendingin modular yang dibuat dari limbah plastik daur ulang untuk membantu menurunkan suhu dalam ruangan tanpa menggunakan listrik.
“Memenangkan FedEx/JA International Trade Challenge 2026 merupakan pengalaman yang tidak akan terlupakan. Bekerja bersama rekan satu tim dari pasar yang berbeda menantang kami untuk melihat lebih jauh dari perspektif kami sendiri dan mengembangkan solusi yang dapat berhasil di tingkat global. Sepanjang kompetisi, kami belajar bagaimana perdagangan internasional, keberlanjutan, teknologi, dan pemahaman budaya dapat berpadu untuk menyelesaikan tantangan bisnis di dunia nyata. Menjadi bagian dari perayaan 20 tahun program ini membuat pencapaian ini semakin berarti, dan kami bersyukur atas kesempatan untuk belajar dari para pemimpin industri serta bertemu dengan para pelajar berbakat dari seluruh kawasan,” ujar Farra Santoso (Indonesia) dan Harry Jang (Korea Selatan), anggota tim pemenang.
“Para pemenang ini, begitu juga seluruh 48 finalis, menunjukkan dampak terbaik yang ingin dicapai melalui FedEx/JA International Trade Challenge: generasi muda dengan ide-ide berani, keberanian untuk berkolaborasi lintas budaya, serta kemampuan untuk mengubah pembelajaran di ruang kelas menjadi solusi bisnis di dunia nyata. Saat program ini memasuki tahun ke-20, pencapaian mereka menjadi pengingat bahwa masa depan perdagangan dan kewirausahaan di Asia Pasifik sudah mulai terbentuk melalui tangan generasi muda kita,” ujar Vivek Kumar, President and Chief Executive Officer of JA Asia Pacific.
Babak final tahun ini menghadirkan sejumlah elemen baru untuk memperingati 20 tahun program. Untuk pertama kalinya, program ini memasukkan hasil survei pelajar tingkat regional yang mengumpulkan lebih dari 4.000 tanggapan dari 10 pasar di Asia Pasifik, memberikan wawasan mengenai kesiapan menghadapi dunia kerja, kemampuan kewirausahaan, pemahaman tentang perdagangan global, dan pandangan terhadap kecerdasan buatan. Selain itu, para alumni dari 20 tahun perjalanan program ini turut berpartisipasi sebagai mentor, juri, dan pembicara, menciptakan hubungan yang bermakna antara peserta dari masa lalu dan masa kini sekaligus menunjukkan dampak jangka panjang program tersebut.
FedEx percaya bahwa investasi dalam mentoring sangat penting untuk memberdayakan generasi pemimpin berikutnya agar dapat berkembang. Selain hadiah yang diberikan, para pemenang APAC 2026 akan mendapatkan kesempatan eksklusif untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai perdagangan global melalui kunjungan ke fasilitas operasional FedEx di negara masing-masing serta berinteraksi langsung dengan tim FedEx. Pengalaman ini akan memberikan wawasan berharga mengenai logistik, manajemen rantai pasok, dan perdagangan internasional, sebagai pelengkap keterampilan kewirausahaan yang telah mereka kembangkan melalui program ini.