Celebrithink.com – Mochi Sukabumi adalah kudapan kenyal khas Jawa Barat yang resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) sejak 2022. Meski identik dengan kuliner khas Jepang, versi Sukabumi memiliki keunikan tersendiri berupa isian kacang tanah gurih, taburan tepung tapioka agar tidak lengket, serta dikemas menggunakan keranjang bambu tradisional (besek). Oleh-oleh legendaris ini berawal dari sajian perayaan Imlek warga Tionghoa sebelum akhirnya populer menjadi ikon kuliner lokal yang diburu wisatawan.
Sejarah Mochi Sukabumi Dari Akulturasi Budaya
Perjalanan kue mochi hingga jadi idola di Sukabumi melibatkan akulturasi budaya yang panjang antara warga lokal dan etnis Tionghoa.
Dahulu, masyarakat Tionghoa di Sukabumi membuat kue mochi hanya untuk momen khusus seperti pesta pernikahan dan pesta perayaan Imlek. Kudapan ini melambangkan keterikatan dan keharmonisan keluarga karena tektsurnya yang sangat kenyal dan lengket. Seiring berjalannya waktu, resep tradisional ini diadaptasi oleh warga lokal hingga menjadi bisnis kuliner legendaris yang dijual bebas sebagai oleh-oleh favorit.
Bedanya Mochi Sukabumi Dengan Mochi Jepang
Meski namanya sama, mochi khas Sukabumi punya ciri khas unik yang membuatnya beda jauh dari mochi modern ala Jepang.
- Kemasan Bambu (Besek): Mochi Sukabumi diikat rapi dalam keranjang anyaman bambu kecil (bambu kotak) yang menjaga aroma dan kelembapannya secara alami.
- Isian Kacang Tanah: Versi lokal umumnya berisi tumbukan kacang tanah manis dan gurih, berbeda dari mochi Jepang yang identik dengan es krim atau pasta kacang merah (anko).
- Baluran Tepung Sangrai: Bagian luar mochi diselimuti tepung sangrai halus agar tekstur kenyalnya tidak lengket saat dipegang langsung pakai tangan.
Alasan Mochi Sukabumi Wajib Masuk Wishlist
Mengantongi predikat resmi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Barat 2022 membuktikan bahwa mochi Sukabumi bukan sekadar jajanan biasa. Berburu mochi langsung di kawasan kaso lampion Sukabumi memberikan pengalaman wisata kuliner yang autentik. Selain mendukung pelestarian UMKM lokal, menikmati sekotak mochi kenyal hangat juga menjadi cara seru mengapresiasi kekayaan budaya kuliner nusantara.