Dua Lipa Buka ‘The Manifesto Library’, Khusus Buku yang Dilarang di Portugal

Pic by Instagram Dua Lipa

Celebrithink.com – Penyanyi pop dunia Dua Lipa kembali membuktikan kecintaannya yang mendalam pada dunia literasi. Bukan lewat lagu baru, kali ini pelantun hit “Levitating” tersebut resmi membuka The Manifesto Library, sebuah ruang baca fisik unik yang didedikasikan khusus untuk memamerkan koleksi buku-buku yang pernah dilarang (banned) dan disensor di berbagai belahan dunia.

Perpustakaan ini resmi dibuka untuk publik pada 27 Juni 2026 kemarin. Tempatnya pun tidak sembarangan, melainkan mengambil lokasi di dalam Livraria Lello, sebuah toko buku legendaris di Porto, Portugal, yang berulang kali dinobatkan sebagai salah satu toko buku paling estetik dan indah di dunia.

Menampilkan 100 Buku Pemberontak Pemikiran
The Manifesto Library dihadirkan sebagai bagian dari peluncuran festival sastra internasional baru bernama BABELL – City of Books.

Di dalam ruang baca ini, Dua Lipa mengurasi dan menghadirkan 100 koleksi buku penting yang dalam sejarahnya pernah dilarang edar oleh berbagai otoritas. Buku-buku yang dipajang berfokus pada tema-tema yang vokal, sensitif, sekaligus krusial bagi kemanusiaan, seperti Kekuasaan dan Kontrol, Identitas dan Ras, Seksualitas, dan Pemikiran Kritis.

Proyek ini bertujuan untuk memberi ruang aman bagi karya sastra yang sempat berusaha “dibungkam”, sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih berani berpikir kritis dan menghargai kebebasan berpendapat.

Konsistensi Dua Lipa di Dunia Literasi
Aksi nyata Dua Lipa di dunia buku ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan bagi para penggemarnya. Sebelum mendirikan The Manifesto Library, penyanyi berdarah Albania ini sudah lebih dulu sukses mengelola Service95 Book Club.

Service95 merupakan sebuah klub buku global sekaligus komunitas membaca yang ia dirikan untuk merekomendasikan buku-buku hebat dari berbagai penulis lintas negara setiap bulannya. Melalui platform tersebut, Dua Lipa kerap mewawancarai penulis ternama dunia dan membedah karya mereka bersama jutaan pengikutnya.

Dengan dibukanya The Manifesto Library di Portugal, Dua Lipa berhasil mengaburkan batasan antara ikon pop global dan aktivis literasi modern. Ruang baca ini diprediksi tidak hanya akan menjadi surga bagi para pencinta buku, tetapi juga destinasi wisata budaya baru yang wajib dikunjungi turis saat berlibur ke Porto.

Populer video

Berita lainnya