Celebrithink.com – Kreator teknologi muda asal Indonesia, Xaviera Putri, menjadi salah satu kreator
digital yang diundang langsung oleh Google untuk menghadiri Google I/O 2025, konferensi teknologi
tahunan terbesar yang digelar di Silicon Valley. Sebagai exclusive talent Fast Fluence, Xaviera
berkesempatan mengikuti berbagai sesi bersama para pemimpin teknologi dunia dan menjajal
langsung fitur-fitur terbaru berbasis AI.
Tak sekadar hadir sebagai peserta, Xaviera membagikan 5 pelajaran penting dari pengalaman
berkesannya di Google I/O. Tak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang proses belajar, tumbuh, dan
menjadi bagian dari generasi muda di era digital.
Xaviera mengingat kembali masa awalnya ketika belajar coding. Ia mengaku sempat merasa
tertinggal karena banyak teman yang lebih dulu mahir. Namun, dukungan dari keluarga
terutama orang tua membuatnya bertahan dan tetap percaya diri.
Salah satu sorotan dari Google I/O 2025 adalah Gemini AI, asisten digital berbasis kecerdasan
buatan yang kini dilengkapi dengan fitur real-time translation untuk video call dan integrasi di berbagai
aktivitas harian lainnya. Bagi Xaviera, kecanggihan teknologi seperti ini hanya akan berdampak jika
bisa dimengerti dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat luas.
“Dari dulu aku tuh selalu yakin kalau teknologi—jika digunakan secara bijak—bisa jadi
jembatan buat belajar, kerja, dan banyak hal lain. Tapi aku sadar banget bahwa masih banyak
orang yang belum tahu cara pakainya,” kata Xaviera lewat unggahan Instagram-nya.
Itu sebabnya, ia merasa penting untuk hadir sebagai jembatan yang membantu publik
memahami dan memanfaatkan teknologi secara bijak dan inklusif.