Persebaya Taklukkan Arema, Tantangan Baru Menanti

Pict by Instagram

Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor dramatis 3-2 dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-13. Kemenangan ini membuat Persebaya kokoh di puncak klasemen dengan 30 poin, unggul jauh dari para pesaing.

Flavio Silva menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol, termasuk penalti penentu kemenangan di menit akhir. Malik Risaldi juga turut menyumbang satu gol yang penting bagi Green Force. Meski menang, absennya pelatih kepala Paul Munster yang terkena akumulasi kartu membuat Uston Nawawi harus memimpin tim. Strategi Uston terbukti berhasil membawa Persebaya tampil solid.

Pada babak pertama, Persebaya unggul 2-1 lewat performa cemerlang Flavio Silva. Arema FC tak tinggal diam dan menyamakan skor menjadi 2-2 melalui penalti William Moreira. Babak kedua berlangsung sengit dengan Arema terus memberikan tekanan. Bruno Moreira nyaris mencetak gol lewat tendangan keras, tetapi kiper Arema, Lucas Frigeri, berhasil menyelamatkan gawangnya.

Gol penentu datang di injury time saat Malik Risaldi dilanggar di kotak penalti. Flavio Silva sukses mengeksekusi penalti, memastikan kemenangan 3-2 untuk Persebaya. Namun, euforia kemenangan ini diwarnai kabar buruk. Bruno Moreira mendapat kartu merah usai memprotes keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Arema. Akibatnya, ia dipastikan absen di laga berikutnya melawan Persik Kediri.

Komdis PSSI sedang mengevaluasi insiden tersebut. Jika ditemukan pelanggaran tambahan, Bruno bisa dijatuhi sanksi lebih berat, termasuk larangan bermain di beberapa pertandingan. Absennya Bruno menjadi tantangan besar bagi Persebaya, mengingat perannya sebagai kapten dan motor serangan sangat krusial.

Uston Nawawi mengungkapkan fokus tim kini beralih ke laga melawan Persik Kediri. “Kita akan evaluasi laga ini dan bersiap menghadapi pertandingan berikutnya,” ujarnya. Nama-nama seperti Mohammed Rashid dan Slavko Damjanovic diprediksi menjadi kandidat pengganti kapten di laga selanjutnya.

Selain itu, absennya Bruno membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan. Francisco Rivera dan Gilson Costa diharapkan bisa menjaga stabilitas permainan di lini tengah. Laga melawan Persik menjadi ujian bagi kedalaman skuad Persebaya untuk membuktikan bahwa mereka tak bergantung pada satu pemain.

Bonek, suporter setia Persebaya, berharap Komdis PSSI bersikap adil dalam memberikan sanksi kepada Bruno. Mereka menginginkan keputusan yang tidak merugikan tim secara berlebihan. Jika Bruno hanya mendapat hukuman standar berupa larangan satu laga, peluang Persebaya untuk tetap konsisten di puncak klasemen lebih besar.

Dengan absennya Bruno, Persebaya harus membuktikan bahwa mereka tetap bisa tampil kuat. Laga melawan Persik akan menjadi tantangan penting untuk menjaga momentum positif sekaligus membuktikan kedalaman skuad mereka. Perjalanan menuju gelar Liga 1 musim ini masih panjang, dan setiap langkah menjadi krusial bagi Green Force.

Populer video

Berita lainnya