Jualan LV Palsu di IG, Seller Singapura Kena Denda S$510 Ribu

Pic by Pexels

Celebrithink.com – Buat kamu yang lagi rintis online shop, berita dari Singapura ini wajib banget jadi bahan pembelajaran. Jangan sampai niat hati cari untung lewat jualan barang “KW” mewah, ujung-ujungnya malah buntung karena denda miliaran rupiah. Seorang seller Instagram di Singapura baru saja diperintahkan pengadilan untuk membayar ganti rugi sebesar S$510.000 atau sekitar Rp6 miliar kepada raksasa mode Louis Vuitton Malletier (LVM).

Bandel Meski Sudah Kena Tegur

Kasus ini menimpa Ng Hoe Seng, pemilik akun Instagram emcase_sg yang kemudian berganti nama jadi emcrafts_sg. Ng menjual berbagai aksesori palsu mulai dari phone case hingga passport cover dengan logo ikonik LV. Masalah makin runyam karena Ng terbukti nggak kooperatif. Meski sudah dikirimi surat teguran (cease-and-desist) dan perintah pengadilan (injunction), ia malah nekat lanjut jualan lewat akun lain.

Awalnya, pengadilan hanya menetapkan denda S$200.000 pada tahun 2025. Namun, pihak LVM mengajukan banding karena menilai jumlah tersebut terlalu kecil dibanding 121 pelanggaran merek dagang yang dilakukan Ng. Pada Rabu (6/5/2026), Pengadilan Banding akhirnya melipatgandakan denda tersebut menjadi lebih dari setengah juta dolar Singapura karena sikap Ng yang dinilai meremehkan hukum.

Pahami Pentingnya Hak Merek di Era Digital

Kasus ini jadi preseden penting soal cara menghitung kerugian pelanggaran merek (trademark damages). Hakim menegaskan bahwa denda harus dihitung berdasarkan setiap merek dagang yang dilanggar, bukan sekadar dipukul rata. Di era digital yang serba transparan ini, perusahaan besar punya tim khusus untuk melakukan trap purchase alias pembelian jebakan guna mengumpulkan bukti otentik di lapangan.

Pelajaran buat kita semua, terutama Gen Z yang kreatif: originality is key. Membangun brand sendiri memang butuh waktu, tapi itu jauh lebih aman daripada mencatut hak intelektual orang lain. Selain merusak reputasi, risiko hukumnya benar-benar bisa bikin bangkrut dalam semalam. Yuk, mulai lebih bijak dan hargai karya orisinal para kreator maupun brand global.

Populer video

Berita lainnya