Celebrithink.com – Generasi 90-an mana suaranya? Situs media sosial legendaris, Friendster, resmi “hidup lagi” setelah lebih dari satu dekade mati suri. Tapi jangan salah, ini bukan sekadar ajang nostalgia biasa. Diluncurkan kembali dalam bentuk aplikasi mobile pada April 2026, Friendster 2.0 hadir membawa misi besar: menjungkirbalikkan dominasi media sosial yang makin hari makin terasa “berisik”.
Nostalgia dengan Nafas Baru Friendster: No Ads, No Spam!
Berbeda dengan platform tetangga yang penuh dengan iklan terselubung, Friendster 2.0 menjanjikan pengalaman yang sangat bersih. Sang pemilik baru, Mike Carson, menegaskan bahwa aplikasi ini mengusung kampanye “no ads, no algorithms, no spam”. Artinya, kamu nggak akan lagi menemukan konten sponsor yang mengganggu atau video orang asing yang tiba-tiba lewat di feed kamu hanya karena algoritma.
Yang paling penting buat anak muda sekarang, Friendster berkomitmen tidak akan membagikan data pengguna ke pihak mana pun. Fokusnya murni membantu kamu tetap terhubung dengan teman-teman di dunia nyata secara privat dan aman.
Cara Koneksi Unik: Wajib ‘Tap’ HP Bareng-Bareng
Ingin menambah teman baru? Kamu nggak bisa lagi sekadar search nama secara acak. Friendster 2.0 ingin memastikan bahwa orang yang kamu ikuti adalah orang yang benar-benar kamu temui. Untuk terhubung, pengguna harus membuka aplikasi dan mengetukkan (tap) ponsel mereka bersama-sama. Berdasarkan uji coba, kamu juga bisa terhubung selama berada dalam jarak dekat dengan aplikasi yang sama-sama terbuka. Fitur ini sangat mendukung konsep real-life connection yang makin langka di era digital.
Mulai dari Nol, Akun Lama Sudah Tidak Ada
Buat kamu yang berharap bisa melihat foto-foto jadul atau testimonial (testi) dari mantan di tahun 2005, siap-siap kecewa. Friendster versi baru ini tidak memiliki akses ke data atau konten versi lawas. Jadi, pengguna lama tidak bisa memulihkan akun mereka. Semua orang harus memulai dari nol, membangun profil baru berdasarkan minat dan foto-foto kehidupan saat ini.
Aplikasi ini sudah tersedia gratis di iOS dan siap mengajakmu kembali ke esensi media sosial yang sebenarnya: bersosialisasi dengan lingkaran pertemanan asli tanpa gangguan “robot” di baliknya.