Tragedi memilukan terjadi di Monkey Forest, Ubud, Bali, pada Selasa, 10 Desember 2024. Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon besar tumbang, mengakibatkan dua wisatawan asing meninggal dunia dan tiga lainnya terluka. Insiden ini menggemparkan para pengunjung dan mendorong respons cepat dari pihak berwenang.
Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem
Cuaca buruk melanda kawasan Monkey Forest pada siang hari, menciptakan suasana mencekam. Pohon-pohon besar seperti beringin dan pule, yang biasanya menjadi bagian dari keindahan alam sekitar, tumbang dengan suara gemuruh di sekitar Pura Prajapati. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.25 WITA, ketika wisatawan tengah menikmati pemandangan tanpa menyadari ancaman bahaya.
Proses Evakuasi dan Penanganan Cepat
Ketika pohon tumbang, suasana panik melanda kawasan tersebut. Pengunjung berlarian mencari tempat berlindung, sementara beberapa orang terjebak di bawah reruntuhan. Staf Monkey Forest bersama warga setempat segera melakukan evakuasi darurat. Korban luka dilarikan ke klinik terdekat, sedangkan dua korban meninggal, Funny Justine Christine dari Prancis dan Kim Hyoeun dari Korea Selatan, dievakuasi ke Rumah Sakit Kenak Medikal Ubud untuk penanganan lebih lanjut.
Identitas Korban dan Dampaknya
Selain dua korban meninggal, tiga wisatawan lainnya mengalami cedera, salah satunya adalah Lee Sunni (43), warga Korea Selatan. Identitas para korban telah dikonfirmasi oleh kepolisian dan informasi disampaikan kepada keluarga masing-masing.
Langkah Pihak Berwenang
Pihak kepolisian Gianyar bekerja sama dengan BPBD dan pengelola Monkey Forest untuk mengevakuasi korban, membersihkan area, dan mengamankan lokasi. Sebagai langkah antisipasi, Monkey Forest ditutup sementara waktu. Para ahli juga dilibatkan untuk mengevaluasi risiko lebih lanjut akibat cuaca ekstrem.
Dampak pada Pariwisata
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya langkah mitigasi di destinasi wisata alam, terutama saat cuaca buruk. Evaluasi keselamatan menjadi prioritas untuk mencegah kejadian serupa. Tragedi ini juga berdampak pada persepsi keamanan wisatawan asing di Bali, mendorong pemerintah untuk memperketat pengawasan di kawasan wisata guna menjaga kepercayaan publik.