Catheez Ingin Jadi Jackie Chan Versi Perempuan

Pic by Contentro

Celebrithink.com – Setelah memerankan Lucy dalam Viu Original Garam Muda, Catheez Alicia ingin melangkah lebih jauh di dunia akting. Ia siap berlatih karate atau taekwondo jika dipercaya membintangi film laga.

Catherine Alicia tidak ingin berhenti pada karakter remaja yang dimainkannya dalam Viu Original Garam Muda. Aktris muda tersebut telah menetapkan target yang jauh lebih besar: menjadi Jackie Chan versi perempuan.

Keinginan itu disampaikan ketika ditanya mengenai keseriusannya menekuni dunia seni peran dan jenis proyek yang ingin dicoba setelah Garam Muda.

“Saya ingin melangkah sejauh Jackie Chan. Pokoknya, sampai menjadi Jackie Chan versi perempuan. Jadi, doakan, ya,” ujar Catheez dalam konferensi pers Garam Muda di Jakarta, Jumat lalu (7/8/2026).

Catheez tidak menutupi ketertarikannya terhadap serial atau film laga. Jika mendapat kesempatan, ia siap menjalani latihan fisik dan mempelajari bela diri untuk memenuhi kebutuhan peran.

“Mau! Bahkan nanti kameramennya saya tendang,” katanya berseloroh.

Ia segera menegaskan bahwa dirinya akan tetap bekerja secara profesional. Adegan laga tidak akan dilakukan tanpa persiapan dan latihan yang memadai.

“Saya pasti profesional. Saya akan latihan dahulu kalau diminta belajar karate atau taekwondo,” lanjutnya.

Bagi dia, usia muda menjadi kesempatan untuk menjajal sebanyak mungkin karakter. Ia tidak ingin membatasi dirinya pada satu jenis peran sebelum menemukan seberapa jauh kemampuannya dapat berkembang.

“Kita harus melebarkan sayap sebelum tua,” ujarnya.

Lucy Menjadi Pintu Catheez Mengeksplorasi Akting

Dalam Garam Muda, Catheez memerankan Lucy, salah satu remaja dalam lingkungan pertemanan Kaizen dan Annet. Karakter tersebut memiliki banyak kemiripan dengan kepribadian Catheez dalam kehidupan sehari-hari.

“Lucy sama seperti saya, tetapi versi yang tidak boleh misuh atau berkata kasar,” katanya.

Kedekatan itu membuat Catheez dapat membawa sebagian spontanitasnya ke dalam karakter. Namun, ia tetap harus menyesuaikan cara berbicara dengan kebutuhan adegan dan naskah.

Catheez mengakui menghafal dialog panjang masih menjadi tantangan baginya. Karena itu, kalimat dalam naskah terkadang dibuat lebih pendek, kemudian ia eksplorasi kembali agar percakapannya tetap terasa mengalir.

“Saya tidak mudah menghafal skrip, jadi kalimatnya dibuat lebih pendek. Kalau terasa seperti terpotong, saya eksplorasi lagi supaya tetap menyambung,” jelasnya.

Cara tersebut membantu Lucy tampil lebih natural. Karakter ini juga memberi ruang bagi Catheez untuk memainkan sisi komedi yang dekat dengan kepribadiannya, terutama melalui interaksi bersama Yusuf Alfiansha.

Meski Lucy dalam Garam Muda jauh dari karakter laga yang diimpikannya, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses Catheez memperluas kemampuan akting. Ia masih ingin mencoba karakter dengan emosi lebih berat, sekaligus membuka kemungkinan untuk tampil dalam genre yang sama sekali berbeda.

Target menjadi “Jackie Chan versi perempuan” memang ia sampaikan dengan nada ringan. Namun, kesiapan mempelajari karate atau taekwondo menunjukkan bahwa Catheez memahami tuntutan di balik sebuah peran laga.

Populer video

Berita lainnya