Celebrithink.com – RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar Field Training Exercise (FTX) simulasi penanganan krisis kebakaran sejak 8 Agustus 2026. Pelatihan keselamatan rumah sakit ini bertujuan menguji kesiapsiagaan seluruh staf medis dalam mengantisipasi ancaman kebakaran, terutama di tengah musim kemarau panjang. Simulasi tanggap darurat bencana yang berlokasi di pusat Kota Jogja ini digarap hasil kolaborasi dengan MDMC PWM DIY, Damkar, dan BPBD DIY demi menjamin keamanan pasien secara maksimal.
Menghadapi potensi bencana yang tidak terduga, kesiapan infrastruktur dan prosedur darurat saja tidak cukup tanpa adanya eksekusi lapangan secara berkala. Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PP Muhammadiyah sekaligus BPH RS PKU Muhammadiyah Jogja, Budi Setiawan, menegaskan bahwa simulasi langsung sangat krusial untuk memetakan titik-titik rawan yang kerap luput dari perhatian.
Meskipun setiap fasilitas pelayanan kesehatan publik sudah mengantongi Standar Operasional Prosedur (SOP) kedaruratan, latihan rutin tetap wajib diperbarui. Pasalnya, kepanikan saat situasi darurat riil sering kali memicu aksi spontan yang keluar dari prosedur baku. Latihan FTX ini hadir sebagai langkah preventif untuk mengasah respons otomatis seluruh civitas hospitalia agar tidak panik dan tetap terukur.
Antisipasi Risiko Kebakaran Saat Musim Kemarau Panjang
Direktur RS PKU Muhammadiyah Jogja, dr. Komaruddin, menyampaikan bahwa peningkatan risiko kebakaran kerap terjadi seiring maraknya gelombang cuaca panas ekstrem dan kemarau panjang. Sebagai rumah sakit rujukan utama yang menempati lokasi strategis di pusat lalu lintas Kota Jogja, kesiapan tanggap bencana menjadi prioritas keselamatan nomor satu.
Berikut fokus utama penanganan krisis kesehatan yang disimulasikan dalam agenda FTX:
- Evakuasi Cepat Pasien Rawat Inap: Prosedur penyelamatan pasien menuju titik kumpul aman (assembly point) tanpa mengganggu peralatan medis vital.
- Aktivasi Sistem Proteksi Kebakaran: Pengujian respons alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, serta koordinasi cepat dengan armada Damkar DIY.
- Manajemen Komando Kedaruratan: Pembagian peran tenaga medis agar alur penanganan medis darurat tetap berjalan stabil di tengah kekacauan.
Sinergi Antar-Lembaga Demi Keselamatan Pasien Maksimalkan
Keberhasilan simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor. RS PKU Muhammadiyah Jogja menggandeng LRB/MDMC Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan BPBD DIY untuk menciptakan skenario latihan yang mendekati kondisi riil.
Perwakilan Bagian Informasi dan Komunikasi RS PKU Muhammadiyah Jogja, Irfan Bachtiar, menambahkan bahwa pengembangan program kesiapsiagaan tidak akan berhenti di penanganan kebakaran saja. Ke depannya, manajemen rumah sakit berencana menggelar simulasi penanganan kedaruratan masalah sosial guna memastikan seluruh staf siap menghadapi berbagai dinamika krisis di area publik.