Transformasi Mantra Expo #2: Dari Pameran Material ke Festival Lifestyle Internasional

Direktur Qhomemart sekaligus Founder Mantra Expo Henky Simpatti Huang. (Pic by Nita Sulistiyowati)

Celebrithink.com – Yogyakarta sedang bersiap menjadi pusat pertemuan industri kreatif, arsitektur, desain, dan gaya hidup modern melalui penyelenggaraan Mantra Expo #2. Event akbar ini dijadwalkan berlangsung pada 23–26 Juli 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

Setelah sukses menggelar event perdana pada akhir tahun lalu, kini membawa konsep yang jauh lebih besar. Mantra Expo bertransformasi dari yang semula sekadar pameran material bangunan, kini menjadi sebuah festival lifestyle berbasis industri skala internasional. Event ini secara apik memadukan edukasi, hiburan, komunitas, bisnis, dan pengalaman interaktif.

Filosofi Baru: Build, Live, Experience

Mantra Expo #2 hadir dengan mengusung filosofi mendalam: “Build, Live, Experience”. Menitikberatkan pada kualitas, inovasi, dan solusi industri terbaik untuk berbagai sektor. Juga menghadirkan relevansi industri yang dekat dengan kehidupan masyarakat modern dan gaya hidup urban.Serta menjadi pendekatan utama melalui pengalaman langsung demi menciptakan koneksi emosional antara audiens dengan brand maupun pelaku industri.

“Mantra Expo kali ini merupakan rangkaian acara yang membangun, sekaligus bukti besar Qhomemart terhadap lingkungan sekitar bahwa kami mendukung adanya kerjasama dalam pembangunan. Selain itu, event ini menjadi ajang memperluas relasi, memberikan banyak insight—terutama bidang arsitektur, dan kebersamaan dalam kebahagiaan yang dihadirkan melalui fun run,” ujar Henky Sampatti Huang, Direktur Qhomemart sekaligus Founder Mantra Expo.

Agenda Unggulan & Pembicara Kelas Dunia
Untuk menjaga trafik pengunjung secara konsisten selama empat hari, Mantra Expo #2 telah merancang berbagai program terintegrasi yang mencakup:
– Building Material Booth Exhibition
– Kompetisi Desain Mahasiswa Arsitektur
– Demo Memasak & F&B Experience
– Aktivitas Komunitas Kreatif

Salah satu menu utama yang paling dinanti adalah International Talkshow & Book Launch yang diperkirakan akan dihadiri oleh 500 profesional, mahasiswa, dan pelaku industri. Sebagai bentuk kemeriahan acara, panitia bahkan telah menggelar rangkaian “Road to Mantra #2: International Webinar” sejak Maret hingga Juni 2026.

Pada puncak International Talkshow & Book Launch internasional ini akan menghadirkan deretan arsitek dan pembicara kelas dunia, di antaranya:
Thailand: Ar. Suttahathai Niyomwas (JAN)
Singapura: Ar. Wen Tian Chio
Hong Kong: Ar. Alan Cheung
Filipina: Ar. Delano Marzo & Ar. Rebecca Vanessa Rellosa
Korea Selatan: Hard Ar. Kichul Lee
Bangladesh: Ar. Zannat Jui, Prof. Md, dan Ar. Rafiq Azam
Indonesia: Dr. Ar. Yulianto P. Prihatmaji, IPM., IAI (akan membedah arsitektur dan inovasi desain dalam konteks global maupun nasional).

Sebagai representasi nyata dari semangat hidup aktif (Live), salah satu agenda highlight yang siap menggebrak Yogyakarta adalah Mantra Fun Run 2026. Mengambil momentum hari terakhir pembusuran acara pada 26 Juli 2026, ajang lari santai ini menargetkan 1.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Mengusung konsep fun, energetic, dan community-driven, Mantra Fun Run dirancang bukan sekadar olahraga biasa. Peserta akan disuguhkan race experience yang seru dengan atmosfer penuh energi, hiburan di sepanjang rute, activation booth interaktif, serta kesempatan memenangkan berbagai doorprize spektakuler.

Untuk membangun antusiasme dini, panitia juga akan menggelar Social Run pada 7 Juli 2026 di Qhomemart sebagai ajang gathering dan pemanasan bagi komunitas lari serta masyarakat umum.
Saat ini, tiket kategori Early Bird dinyatakan telah habis terjual (sold out). Pendaftaran reguler kini telah dibuka melalui situs resmi mantraexpo.com. Mengingat tingginya minat masyarakat, calon peserta diimbau untuk segera mendaftar sebelum kuota terpenuhi.

Mantra Expo #2 diharapkan tidak sekadar menjadi kalender pameran tahunan, melainkan tumbuh menjadi platform strategis yang menyatukan industri, kreativitas, dan gaya hidup dalam satu ekosistem besar. Melalui event ini, posisi Yogyakarta sebagai kota kreatif bertaraf internasional akan semakin kokoh, inovatif, dan inklusif bagi semua generasi.

Populer video

Berita lainnya