Jangan Asal Cabut Uban, Bisa Bahayanya Buat Kesehatan Rambut

Pict by Unsplash

Celebrithink.com – Siapa nih yang kalau lagi ngaca terus nemu sehelai uban langsung gatel pengen nyabut? Stop right there! Meskipun kelihatannya sepele dan bikin puas, kebiasaan nyabut rambut putih ini ternyata punya risiko jangka panjang yang nggak main-main buat mahkota kepala kamu. Cek artikel ini sampai habis sebelum kamu putuskan untuk cabut uban kamu.

Pabrik Rambut Bisa “Pensiun” Dini
Menurut Prof. Desmond Tobin, ahli dermatologi dari University College Dublin, mencabut rambut secara paksa itu ibarat ngerusak pabrik secara sengaja. Kulit kepala kita itu dipenuhi sama folikel yang tugasnya memproduksi rambut. Sayangnya, satu folikel cuma bisa menghasilkan satu helai rambut saja.

Kalau kamu hobi nyabut uban berulang kali, folikel tersebut bisa mengalami trauma atau luka permanen. Dampaknya? Produksi rambut bakal berhenti total karena “pabriknya” rusak. Bukannya uban hilang, yang ada malah rambut kamu makin menipis dan memicu kebotakan dini di titik tersebut.

Kenapa Uban Malah Tumbuh Lebih Cepat?
Pernah ngerasa nggak sih kalau uban itu kayaknya lebih cepet panjang dibanding rambut hitam biasa? Itu bukan perasaan kamu doang, lho. Prof. Tobin menjelaskan kalau rambut beruban seringkali tumbuh sama baiknya atau bahkan lebih agresif daripada rambut berpigmen. Jadi, nyabut satu uban nggak bakal nyelesain masalah karena dia bakal tumbuh lagi—selama folikelnya belum rusak parah.

Gaya Hidup Jadi Kunci Utama
Selain faktor genetik, penuaan rambut juga dipicu sama lifestyle kita sehari-hari. Stres kronis karena kerjaan, kurang tidur gara-gara scrolling TikTok sampai subuh, hingga kurang nutrisi bisa mempercepat penuaan biologis rambut kamu. Jadi, daripada sibuk nyabut, mending perbaiki pola makan dan jam tidur biar rambut tetap sehat dan berkilau.

Populer video

Berita lainnya