Awas Doom Scrolling, YouTube Akhirnya Rilis Fitur Blokir Shorts

Ilustrasi Main Gadget
Foto: Istimewa

Celebrithink.com – Pernah nggak sih, niatnya cuma mau lihat satu video unboxing, eh tau-tau sudah dua jam berlalu gara-gara asyik scrolling video pendek? Doom Scrolling. Kalau iya, fix kamu lagi kena jebakan Dopamine Rush.

Fenomena ini bukan main-main, guys. Otak kita itu punya yang namanya reward system. Setiap kali kita lihat konten baru yang seru di video pendek, otak bakal ngelepasin hormon dopamin yang bikin kita merasa “senang” sesaat. Efeknya? Kita jadi ketagihan buat scroll terus alias doom scrolling tanpa henti.

Dampak Ngeri di Balik Layar HP

Meskipun kelihatannya cuma hiburan receh, kebiasaan ini punya risiko serius buat kesehatan mental dan performa kita, lho:Fokus Jadi Pendek: Terbiasa nonton konten 15-60 detik bikin otak kita malas diajak konsentrasi lama. Efeknya? Nilai akademik atau performa kerja bisa merosot tajam.

Memori “Lola” (Loading Lama): Informasi penting jadi lebih cepat hilang dari ingatan karena otak terlalu penuh sama sampah visual yang nggak penting.

Mental Health Alert: Kebiasaan ini erat kaitannya sama meningkatnya risiko depresi, anxiety (kecemasan), sampai stres berkepanjangan.

YouTube Akhirnya “Turun Tangan”

Kabar baiknya, YouTube rupanya sadar kalau fitur Shorts mereka bisa jadi pedang bermata dua. Untuk mendukung kesehatan digital penggunanya, YouTube kabarnya mulai merilis fitur Blokir YouTube Shorts.

Fitur ini didesain khusus buat kamu yang merasa sudah di tahap “kecanduan” dan pengen balik lagi ke pola hidup sehat tanpa gangguan scrolling yang nggak ada habisnya. Dengan fitur ini, kita bisa lebih kontrol apa yang mau kita konsumsi, bukan malah “disetir” sama algoritma.

Tips Biar Nggak Kena Jebakan Dopamin

Selain pakai fitur blokir, ada baiknya kita mulai mindful saat pegang HP. Coba batasi waktu main medsos, atau kalau perlu, hapus aplikasi yang paling sering bikin kamu doom scrolling di jam-jam produktif.Ingat, guys, kesehatan mental dan fokus kita jauh lebih mahal harganya daripada sekadar video viral yang bakal dilupakan besok pagi. Yuk, mulai lebih bijak pakai teknologi.

Populer video

Berita lainnya