Agus Salim, korban penyiraman air keras, mengungkapkan bahwa dana donasi untuk biaya pengobatan matanya telah dikembalikan ke yayasan milik Pratiwi Novianthi, yang akrab disapa Teh Novi. Keputusan untuk menarik kembali dana donasi yang terkumpul sekitar Rp1,5 miliar ini didasari adanya indikasi penyalahgunaan dana oleh pihak Agus Salim. Teh Novi menyampaikan bahwa proses penarikan dana telah mendapat persetujuan dari keluarga Agus Salim yang berharap dana tersebut dapat dikelola secara lebih transparan dan diawasi oleh pihak netral, dalam hal ini yayasan Teh Novi.
Dalam sebuah wawancara di Gedung Transmedia pada Selasa (5/11), Teh Novi menyatakan bahwa dana donasi masih tersedia dan aman di bawah pengawasan yayasannya. Gary Julian, kuasa hukum yayasan, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan agar dana digunakan tepat guna sesuai dengan tujuan awalnya, yakni biaya pengobatan Agus Salim. Ia menegaskan bahwa pihak keluarga menginginkan dana tersebut dikelola oleh yayasan sebagai bentuk pengawasan yang lebih efektif agar tidak terjadi penyalahgunaan atau penggunaan yang tidak sesuai.
Gary menambahkan bahwa kesepakatan ini terjadi tanpa adanya paksaan dari pihak yayasan. Menurutnya, pihak keluarga Agus Salim bahkan telah memberikan dukungan penuh dengan persetujuan tertulis sebagai tanda bahwa mereka setuju dengan penarikan dana ini. “Pihak Mas Agus dan keluarganya ingin ada pihak netral untuk mengawasi agar dana benar-benar digunakan untuk pengobatan,” jelas Gary Julian.
Novi juga kembali menegaskan bahwa keluarga Agus tidak merasa ada unsur pemaksaan dalam kesepakatan ini. Ia menyebutkan bahwa dana donasi untuk pengobatan Agus masih tersisa sekitar Rp1,3 miliar setelah digunakan sebagian untuk biaya pengobatan sebesar Rp5 juta. Teh Novi menyampaikan bahwa yayasan akan terus mengawasi penggunaan dana tersebut agar tetap sesuai dengan kebutuhan medis Agus dan dapat dipertanggungjawabkan kepada para donatur yang telah memberikan bantuan.
Dengan langkah ini, Teh Novi berharap bahwa penggunaan dana donasi ini dapat lebih transparan dan digunakan sesuai keperluan yang dibutuhkan oleh Agus Salim. Transparansi ini, katanya, diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para donatur dan keluarga bahwa dana yang telah dikumpulkan masyarakat untuk Agus dikelola secara aman dan bertanggung jawab oleh pihak yayasan.