Celebrithink.com – Yogyakarta memang nggak pernah habis dengan cerita filosofisnya. Selain bangunan bersejarah, Kota Pelajar ini punya identitas hijau yang unik bernama Kepel. Berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri tahun 1990, pohon Kepel resmi ditetapkan sebagai tanaman identitas Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bukan sekadar pohon biasa, tanaman dengan nama latin Stelechocarpus burahol ini menyimpan nilai sejarah dan manfaat kecantikan yang bikin siapa pun penasaran!
Kepel Punya Filosofi “Manunggaling Sedya Lan Gegayuhan”
Bagi masyarakat Yogyakarta, Kepel bukan hanya sekadar flora. Tanaman ini memiliki nilai filosofi adiluhung, yaitu “manunggaling sedya lan gegayuhan”. Maknanya sangat dalam, yaitu tentang kesatuan tekad dan upaya maksimal untuk mencapai impian.
Bentuk buahnya yang pas dalam kepalan tangan manusia juga menjadi simbol pengendalian diri. Memiliki pohon Kepel di pekarangan konon menjadi pengingat agar pemiliknya selalu bekerja keras demi mewujudkan cita-citanya.
Deodoran Alami ala Putri Keraton Mataram
Nah, ini dia fakta yang paling menarik buat para pecinta skincare tradisional. Konon, buah ini adalah camilan wajib bagi para Putri Keraton Mataram zaman dulu. Buah ini dipercaya secara turun-temurun bisa menjaga kesegaran aroma tubuh dari dalam.
Bukan cuma mitos, mengonsumsi buah Kepel matang dipercaya bisa membuat keringat, napas, bahkan urine seseorang beraroma harum seperti wangi buah itu sendiri. Bisa dibilang, ini adalah “deodoran alami” versi premium yang sudah ada berabad-abad sebelum body mist viral bermunculan di TikTok!
Keberadaannya yang Kian Langka
Sayangnya, seiring berjalannya waktu, pohon Kepel kini semakin jarang ditemukan di lingkungan perumahan warga. Biasanya, pohon ini masih bisa kita jumpai di area lingkungan Keraton, Taman Pintar, atau kebun raya. Kelangkaan ini menjadikannya salah satu tanaman yang sangat berharga untuk dilestarikan.
Mengenal Kepel membuat kita sadar bahwa kekayaan alam Nusantara sebenarnya sudah punya solusi buat gaya hidup sehat dan cantik sejak dulu. Yuk, jangan biarkan tanaman identitas ini cuma jadi cerita sejarah!