Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengumumkan nama-nama yang menduduki jabatan ketua bidang di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar untuk periode 2024-2029. Salah satu tokoh yang ditunjuk Bahlil adalah Yahya Zaini yang dipercaya menjadi Ketua Bidang Organisasi. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kantor DPP Golkar, Jakarta, pada Kamis, 7 November 2024.
Selain Yahya Zaini, Bahlil juga menunjuk beberapa kader Golkar lainnya untuk menduduki jabatan penting. Salah satunya adalah Panggah Susanto yang dipercayakan memimpin Ketua DPP Golkar bidang Penguatan Ideologi dan Karya Kekaryaan. Bahlil menjelaskan, “Ketua bidang penguatan ideologi dan karya kekaryaan Pak Panggah Susanto.”
Selain Yahya Zaini dan Panggah Susanto, terdapat sejumlah nama lain yang juga diberi posisi penting. Beberapa di antaranya adalah Ridwan Kamil, Nusron Wahid, Fahd Arafiq, dan Puteri Komarudin. Mereka semua akan menjalankan tugas di DPP Golkar untuk lima tahun mendatang.
Yahya Zaini, yang kini menjabat Ketua Bidang Organisasi, sebelumnya pernah tersangkut kasus video mesum yang melibatkan penyanyi dangdut Maria Eva pada tahun 2006. Kasus tersebut sempat membuat Yahya mundur dari sejumlah jabatan politik di Golkar, seperti Ketua DPP Bidang Keagamaan, Sekretaris Fraksi DPR Golkar, dan Anggota DPR. Namun, kini Yahya kembali dipercaya memimpin bidang organisasi di partai tersebut.
Pemilihan tokoh-tokoh ini menjadi langkah penting bagi Golkar dalam mempersiapkan arah politik partai untuk lima tahun ke depan. Bahlil berharap, dengan struktur kepengurusan yang baru, Golkar dapat semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik yang ada.