Media Amerika Serikat, Fox News, mengumumkan Donald Trump sebagai pemenang Pilpres 2024. Trump, yang merupakan capres dari Partai Republik dan mantan presiden, dilaporkan meraih 277 suara elektoral, melebihi ambang batas 270 suara untuk memenangkan pemilihan. Dengan ini, Trump berhasil mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris dalam pilpres yang penuh dinamika.
Fox News menyoroti bahwa kemenangan ini menjadikan Trump sebagai presiden pertama dalam sejarah AS yang menjabat dua periode tidak berturut-turut sejak Grover Cleveland pada tahun 1892. Trump juga disebut berhasil meraih suara di negara bagian Pennsylvania, yang memiliki 19 suara elektoral. Pennsylvania adalah salah satu negara bagian medan pertempuran penting dalam pilpres.
Menurut proyeksi Fox News, Trump unggul dengan 277 suara elektoral, sedangkan Harris hanya mendapatkan 226 suara. Meski begitu, media besar lainnya seperti CNN dan Associated Press belum mengumumkan kemenangan Trump, walaupun mereka mengakui keunggulannya di Pennsylvania.
Sampai saat ini, baik dari kubu Trump maupun Harris belum ada pernyataan resmi mengenai proyeksi tersebut. Media juga mengingatkan bahwa proyeksi ini bukanlah hasil resmi, karena proses penghitungan suara masih berlangsung.
Proyeksi Fox News ini menarik perhatian publik, namun hasil final pemilu tetap menunggu penyelesaian penghitungan suara yang sedang berjalan. Sebagai prediksi, proyeksi media bukanlah penentu akhir, meskipun sering kali mendekati kenyataan.