celebrithink.com – Emas, logam mulia yang berkilauan ini, seringkali menjadi pilihan sebagai perhiasan untuk mempercantik diri. Namun, bagaimana sebenarnya hukum menggunakan perhiasan emas dalam Islam? Apakah diperbolehkan bagi pria dan wanita? Yuk, kita cari tahu jawabannya!
Hukum Mengenakan Perhiasan Emas
Dalam Islam, hukum mengenakan perhiasan emas berbeda antara laki-laki dan perempuan.
- Perempuan: Perempuan diperbolehkan menggunakan perhiasan. Bahkan, penggunaan perhiasan bagi perempuan dianggap sebagai salah satu bentuk perhiasan yang dibolehkan dalam Islam.
- Laki-laki: Laki-laki tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan. Hal ini berdasarkan pada beberapa hadis Rasulullah SAW yang melarang laki-laki menggunakan emas.
Mengutip dari hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Emas dan sutra dihalalkan bagi kaum wanita dari umatku, dan diharamkan bagi kaum prianya.”
Pandangan Ulama Mengenai Hal Ini
Para ulama sepakat bahwa laki-laki haram menggunakan perhiasan yang terbuat dari gold. Hal ini didasarkan pada hadis-hadis yang secara jelas melarang laki-laki menggunakan emas.
Seperti yang dijelaskan dalam kitab “Al-Umm” karya Imam Syafi’i, laki-laki tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan emas, baik itu cincin, kalung, gelang, maupun jenis perhiasan lainnya.
Hikmah di Balik Larangan Penggunaan Emas bagi Laki-laki
Larangan penggunaan emas bagi laki-laki dalam Islam memiliki beberapa hikmah, antara lain:
- Menjaga Fitrah Laki-laki: Laki-laki diciptakan dengan karakter yang kuat dan maskulin. Penggunaan emas dapat mengurangi atau menghilangkan karakter maskulin tersebut.
- Mencegah Sikap Berlebihan: Penggunaan emas yang berlebihan dapat menimbulkan sikap berfoya-foya dan berlebihan dalam urusan duniawi.
- Menghindari Tasyabbuh: Laki-laki dilarang menyerupai perempuan dalam berpakaian atau berhias. Penggunaan emas bagi laki-laki dikhawatirkan dapat menyerupai perempuan.
Pengecualian dalam Penggunaan Emas bagi Laki-laki
Meskipun pada dasarnya laki-laki tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan emas, ada beberapa pengecualian yang diperbolehkan, antara lain:
- Penggunaan Emas dalam Kondisi Darurat: Laki-laki diperbolehkan menggunakan emas dalam kondisi darurat, seperti untuk pengobatan atau keperluan medis lainnya.
- Penggunaan Emas dalam Bentuk Tertentu: Laki-laki diperbolehkan menggunakan emas dalam bentuk tertentu yang tidak dianggap sebagai perhiasan, seperti cincin yang terbuat dari emas dan perak atau gigi palsu yang terbuat dari emas.
Perempuan diperbolehkan menggunakan perhiasan emas, sedangkan laki-laki tidak diperbolehkan. Larangan penggunaan emas bagi laki-laki memiliki beberapa hikmah, antara lain untuk menjaga fitrah laki-laki, mencegah sikap berlebihan, dan menghindari tasyabbuh. Namun, ada beberapa pengecualian yang diperbolehkan dalam kondisi tertentu.