Celebrithink.com – Kabar soal Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bergabung dengan Partai Golkar melalui organisasi sayapnya ramai diperbincangkan. Spekulasi ini memancing perhatian publik, termasuk respons langsung dari Presiden Jokowi dan sejumlah pihak terkait. Namun, bagaimana fakta sebenarnya?
Apa Itu Trikarya Golkar?
Partai Golkar memiliki tiga organisasi pendiri yang dikenal sebagai Trikarya, yaitu Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI). MKGR sering disebut sebagai wadah bagi berbagai kalangan, tidak terbatas hanya dari lingkup partai.
Ketua MKGR, Adies Kadir, menyebutkan bahwa ormas ini memiliki pendekatan sosial yang terbuka untuk siapa saja. Menurutnya, jika Gibran bergabung, hal tersebut merupakan kabar baik.
Respons Jokowi: “Ah, Isu Terus”
Presiden Jokowi, yang turut dikaitkan dengan isu bergabungnya dengan Golkar, menyatakan bahwa kabar tersebut hanyalah rumor. Dalam sebuah wawancara di Solo, Jokowi tegas membantah adanya komunikasi dengan Golkar terkait hal ini.
Gibran Batal Hadir di HUT MKGR
Acara HUT ke-65 MKGR di Hotel Shangri-La, Jakarta, semula direncanakan dihadiri oleh Gibran. Namun, karena kegiatan lain yang tak bisa ditinggalkan, ia urung hadir. Meski demikian, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa kecintaan Gibran terhadap MKGR tetap tinggi.
Spekulasi Tetap Menguat
Ketua MKGR, Adies Kadir, menyatakan bahwa tidak ada kejutan dalam acara HUT tersebut terkait kehadiran Gibran. Namun, ia tetap membuka peluang jika Gibran atau Jokowi benar-benar ingin bergabung dengan MKGR.
“Ormas ini terbuka untuk siapa saja yang ingin berkontribusi,” ujar Adies. Hal ini menunjukkan fleksibilitas organisasi dalam menerima anggota baru dari berbagai latar belakang.
Apa Makna dari Isu Ini?
Isu Gibran dan Jokowi bergabung Golkar mencerminkan dinamika politik yang terus bergerak. Terlepas dari benar atau tidaknya, spekulasi semacam ini menunjukkan perhatian publik terhadap peran mereka di kancah politik nasional.
Meskipun rumor mengenai Gibran bergabung Golkar cukup ramai, tidak ada fakta konkret yang mendukung klaim ini. Respons Jokowi dan absennya Gibran di acara HUT MKGR semakin menguatkan bahwa hal ini hanya spekulasi belaka. Namun, terbukanya pintu MKGR untuk siapa saja tetap menjadi daya tarik tersendiri.