3 Trik Psikologis Ampuh untuk Membuat Seseorang Memercayai dan Menghormati Anda

pic by: canva.com

Anda memiliki kekuatan untuk menjadi sangat berpengaruh dalam setiap percakapan dengan menyadari cara Anda berinteraksi dan ingin berkembang lebih jauh. Saya menguraikan 3 teknik psikologis yang saya lakukan dalam hampir setiap percakapan untuk membantu menciptakan rasa percaya, rasa hormat, dan empati.

1. Lakukan kontak mata untuk mengajak orang lain menyelami lebih dalam

Kontak mata adalah salah satu komunikator emosi kita yang paling halus, namun ampuh. Dan secara tidak sadar, kita mampu memahami isyarat percakapan hanya melalui irama kontak mata dan arahan.

Ketika seseorang berbicara, atau bercerita, dan berhenti sejenak, mudah untuk ingin berbagi sisi cerita, pikiran, dan ide kita. Namun, ketika kita menyela, kita kehilangan kedalaman kritis yang mungkin ingin dibagikan orang lain. Alih-alih menyela, teruslah menatap dengan penuh perhatian dan penuh perhatian.

Mungkin terasa canggung hanya untuk beberapa detik, tetapi tak lama kemudian orang yang Anda ajak bicara akan terus berbagi lebih banyak tentang diri mereka sendiri. Hal ini akan mendorong orang lain untuk terus berbicara karena perhatian Anda menjadi sebuah undangan.

2. Ajukan pertanyaan yang menginspirasi dan mendalam

Kebanyakan orang berpikir bahwa untuk menjadi berpengaruh dan bijaksana, mereka harus terus-menerus berbicara kepada orang lain dan memiliki respons terhadap apa pun yang muncul. Namun, orang sudah tahu apa yang terbaik bagi mereka. Anda tidak lebih ahli dalam kehidupan seseorang daripada mereka sendiri.

Jadi, pengaruh Anda akan ditemukan dalam pertanyaan-pertanyaan yang membimbing yang membantu orang mengeksplorasi diri mereka sendiri dan lingkungan daripada apa yang Anda katakan kepada mereka.

Anda juga dapat menggunakan teknik yang digunakan oleh terapis Berfokus Solusi yang membantu orang naik ke tingkat logis. “Oleh karena itu, jika orang-orang memiliki perbedaan pandangan, ada baiknya untuk mengangkat pembicaraan ke tingkat hierarki yang lebih tinggi” — Fredrike Bannink

3. Tiru bahasa tubuh mereka

“Sinkronisitas sosial mendasari perkembangan ikatan afiliatif dan, dengan demikian, pendeteksiannya dalam konteks sosial mungkin penting untuk pembentukan ikatan dan, akibatnya, untuk fungsi sosial yang memadai.” — (Atzil, Hendler & Feldman)

Neuron cermin memungkinkan kita untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Mereka bertanggung jawab atas rasa ngeri kita ketika orang lain dipukul atau menangis ketika kita menonton video kepulangan militer. Dan mereka bertanggung jawab atas sinkronisasi sosial: ketika orang tanpa sadar meniru bahasa tubuh sebagai cara untuk menunjukkan pengertian, dukungan, dan rasa hormat. Misalnya, ketika seorang teman dekat mencondongkan tubuh untuk menceritakan kisah yang jelas kepada kita, tanpa sadar kita juga mencondongkan tubuh.

Ini karena neuron cermin memungkinkan kita untuk memahami maksud dan perasaan di balik tindakan fisik. Dan sinkronisasi sosial memungkinkan kita bersosialisasi dan berempati lebih dalam dengan neuron cermin yang aktif.

Pencerminan, atau sinkronisasi sosial, cukup umum dalam hubungan yang lebih kuat. Namun, terkadang kita kesulitan mengembangkan ritme percakapan dengan orang yang mengembangkan kepercayaan, empati, rasa hormat, dan hubungan baik. Tanpa pencerminan, penelitian telah menunjukkan bahwa hubungan tidak begitu ramah dan kurang percaya.

Populer video

Berita lainnya