Apa Saja Sih Obat-obatan yang Harus Ada di Kotak P3K?

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Kotak P3K
Foto: Istimewa

Celebrithink.com – Kotak P3K sangat penting untuk selalu tersedia, baik di rumah, kantor maupun kendaraan. Kotak berisi obat-obatan ini dapat membantu Anda mengatasi cedera umum dan memberi perawatan pertama pada kondisi darurat secara efektif. Namun, apa saja sih yang harus selalu ada di dalam kotak P3K? Melansir laman halodoc, simak ulasan berikut ini.

Obat Pereda Nyeri atau Penurun Demam

Obat pereda nyeri dan penurun demam adalah obat paling dasar yang perlu tersedia di dalam kotak P3K. Obat-obatan ini bisa mengatasi banyak sakit ringan, nyeri, dan penyakit. Contoh obat pereda nyeri yang bisa disediakan misalnu aspirin. Obat tersebut juga bisa membantu menurunkan demam.

Obat Alergi

Alergi merupakan kondisi kesehata yang bisa muncul tanpa diduga dan sangat mengganggu. Jadi, sangat penting untuk menyediakan obat alergi dalam kotak P3K.

Obat Anti Diare

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa muncul tanpa peringatan. Penyebabnya bisa karena keracunan makanan, intoleransi makanan, sampai infeksi virus. Karena itu, obat anti-diare seperti loperamide, bismut subsalisilat, dan diphenoxylate wajib ada di kotak P3K.

Obat Sakit Perut

Makan makanan berlemak, berminyak, atau pedas bisa membuat Anda mengalami gangguan pencernaan. Begitu juga dengan makan terlalu banyak atau terlalu cepat. Karenanya obat sakit perut seperti antasida perlu ada di dalam kotak P3K Anda.

Krim Kulit Hidrokortison

Anda tidak bisa memprediksi serangga yang bakal hinggap di kulit dan meninggalkan rasa gatal karena gigitannya. Maka dari itu, krim kulit hidrokortison berguna untuk meredakan rasa gatal bila kamu digigit serangga.

Obat Batuk

Batuk yang tidak kunjung berhenti di malam hari, tidak hanya bisa mengganggu, tapi juga seisi rumah. Karena itu sediakan obat pereda batuk di dalam kotak P3K bisa menjadi penyelamat.

Gel Lidah Buaya

Bahan alami yang satu ini bisa menjadi penyelamat bila kamu mengalami luka bakar ringan. Namun, bila warna kulit menghitam, atau Anda tidak bisa merasakan luka bakar, jangan mengoleskan apa pun dan segera temui dokter.

Populer video

Berita lainnya