Celebrithink.com – Menjelang agenda besar partai, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DIY melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY di Jl. Gambiran 45, Yogyakarta, Kamis (16/4/2026).
Pertemuan hangat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PPP DIY, H. Muhammad Yazid, dan diterima oleh Ketua PWI DIY, Hudono, beserta jajaran pengurus harian lainnya. Selain mempererat tali silaturahmi, audiensi ini juga menjadi ajang diskusi isu-isu strategis, mulai dari politik daerah hingga perjuangan kemanusiaan bagi insan pers.
Media Sebagai “Etalase” Kinerja Partai
Dalam sambutannya, Muhammad Yazid yang juga merupakan Anggota DPRD DIY, mengapresiasi peran wartawan di Yogyakarta yang selama ini konsisten mengawal kegiatan PPP. Menurutnya, media memiliki peran krusial dalam menyampaikan kinerja para kader partai kepada publik.
“Kami berterima kasih atas kerja sama rekan-rekan wartawan selama ini. Hubungan kami dengan wartawan sangat baik, hampir setiap kegiatan kami tidak pernah luput dari peliputan. Kolaborasi ini sudah lama terbangun dan kami ingin ke depannya kerjasama ini lebih baik lagi di seluruh wilayah DIY,” ujar Yazid yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD DIY.
“Anggota dewan dari PPP adalah ‘etalase’ pengurus partai. Kolaborasi yang sudah lama terbangun ini kami harap bisa semakin baik lagi di seluruh wilayah DIY,” ujar Yazid.
Ia juga memohon doa restu terkait rencana Musyawarah Cabang (Muscab) PPP se-Kabupaten/Kota di DIY yang akan digelar serentak pada 25-26 April 2026 mendatang.
Dukungan PWI DIY untuk Kader Potensial PPP
Ketua PWI DIY, Hudono, menyambut baik langkah PPP dan mendoakan kelancaran Muscab yang akan datang. Ia berharap momentum tersebut mampu melahirkan kader-kader potensial yang bisa berkontribusi bagi kemajuan daerah. Hudono meyakini bahwa agenda besar PPP DIY ini akan mendapat sorotan positif, bahkan hingga ke tingkat nasional.
“Semoga Muscabnya lancar dan bisa memunculkan kader potensial. Kami yakin pemberitaan mengenai Muscab ini akan tersiar hingga ke tingkat nasional, selaras dengan agenda-agenda ke depan,” tutur Hudono.