Kena Gigitan Hewan? Ini Cara Cegah Rabies Biar Gak Fatal

Pic by Pinterest

Celebrithink.com – Rabies 100% bisa dicegah dengan cuci luka pakai sabun di air mengalir selama 15 menit dan langsung gas ke Puskesmas. Langkah cepat ini wajib banget dilakukan langsung setelah digigit hewan penular sebelum gejalanya telanjur muncul. Jangan pernah menyepelekan bekas gigitan karena jika virusnya sudah menyerang sistem saraf pusat, penyakit ini hampir selalu berakibat fatal dan sulit disembuhkan.

Pertolongan Pertama Setelah Digigit Hewan, Jangan Panik!

Saat terkena gigitan atau cakaran hewan peliharaan maupun hewan liar, kamu gak boleh pasrah atau sekadar dibersihkan pakai tisu. Berdasarkan protokol kesehatan resmi, ada tiga langkah satset yang wajib kamu lakukan demi memutus rantai penyebaran virus mematikan ini:

  • Cuci Luka Secara Intensif: Basuh luka di bawah air mengalir menggunakan sabun atau detergen selama minimal 15 menit. Sabun terbukti efektif merusak lapisan lemak luar yang melindungi virus rabies.
  • Aplikasikan Antiseptik: Setelah dikeringkan, oleskan cairan antiseptik seperti obat merah, alkohol 70%, atau iodine povidon pada area luka untuk membunuh sisa-sisa virus yang masih menempel.
  • Gas ke Fasilitas Kesehatan: Langsung kunjungi Puskesmas atau Rabies Center terdekat hari itu juga. Dokter akan menilai tingkat risiko luka dan memberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) atau Serum Anti Rabies (SAR) sesuai prosedur medis.

Kenali Ciri Hewan yang Terinfeksi Rabies di Sekitar Kita

Biar lebih waspada, kamu harus paham kalau virus ini gak cuma ditularkan oleh anjing. Kucing, kera, kelelawar, dan hewan mamalia liar lainnya juga bisa menjadi perantara. Menurut data medis, hewan yang terinfeksi biasanya menunjukkan perubahan perilaku drastis yang terbagi dalam dua fase:

1. Tipe Ganas (Furious Rabies)

Hewan mendadak jadi sangat agresif, menyerang apa saja yang bergerak, dan takutan sama air (hidrofobia) atau cahaya (fotofobia). Air liurnya juga bakal keluar berlebihan karena otot tenggorokannya lumpuh.

2. Tipe Jinak/Lumpuh (Dumb Rabies)

Hewan malah terlihat sangat lesu, bersembunyi di tempat gelap, mengalami kelumpuhan pada rahang, hingga akhirnya kejang dan mati dalam hitungan hari.

Skincare Mending Nomor Dua, Vaksinasi Peliharaan Tetap Nomor Satu!

Punya anabul (anak bulu) yang lucu di rumah berarti kamu punya tanggung jawab penuh atas kesehatan mereka dan lingkungan sekitar. Cara paling efektif untuk menciptakan lingkungan yang aman adalah dengan melakukan vaksinasi rabies secara rutin setahun sekali di dokter hewan terdekat.

Selain itu, batasi kontak anabul dengan hewan liar di luar rumah tanpa pengawasan. Ingat, mencegah selalu jauh lebih murah dan menenangkan daripada harus mengobati dampak fatal yang ditimbulkan di kemudian hari.

Populer video

Berita lainnya