Amanda Caesa: Let the World Meet the Real Me

Pic by Amanda Caesa

Celebrithink.com – Sebuah karya tidak hanya berbicara melalui apa yang terdengar, tetapi juga melalui bagaimana cerita di baliknya disampaikan. Bagi Amanda Caesa, musik dan seni visual merupakan dua medium yang berjalan beriringan dalam mengekspresikan ide, perasaan, dan perspektif personalnya.

Berbekal pengalaman mempelajari desain grafis di Bristol, Inggris, Amanda melihat kreativitas  sebagai ruang untuk membangun konsep, menyampaikan pesan tersirat melalui seni, dan membentuk karakter sebuah karya tanpa kehilangan kejujuran penciptanya. 

“Belajar graphic design bukan hanya belajar layout, gambar, atau milih-milih warna saja. Tapi ada proses kreatif di balik itu,” kata Amanda Caesa.

Tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan seni membuat minat Amanda terhadap musik dan seni hadir sejak kecil. Ia mulai mengenal musik melalui les piano dan vokal, sebelum akhirnya belajar gitar secara otodidak. Amanda mengaku sejak lama telah menggemari berbagai hal yang berkaitan dengan seni dan kerajinan tangan. Mulai dari seni gambar, lukis, merajut, hingga pottery. 

“Apapun yang berhubungan dengan seni yang bisa aku tampilkan, dan pada akhirnya yang aku seriusin ada sisi seni musik aku. Lebih senangnya lagi, aku bisa menggunakan karya lagu aku untuk tetap tunjukin sisi artsy aku,” tutur Amanda Caesa. 

Lagu pertamanya, Even If You Aren’t There For Me yang rilis pada 2019, menjadi titik awal perjalanan Amanda sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu. Meski saat itu masih diwarnai keraguan terhadap kemampuannya sendiri, Amanda terus berkarya dan mulai menggabungkan ketertarikannya pada desain grafis ke dalam identitas musiknya. Hal ini terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai elemen visual, mulai dari artwork hingga materi promosi.

Seiring waktu, perjalanan tersebut membantunya melihat perubahan dalam cara ia memandang diri sendiri dan karyanya. Jika dahulu ia kerap diliputi keraguan, kini Amanda merasa lebih berani menyampaikan keputusan dalam proses kreatifnya.

“Amanda yang dulu mungkin penuh dengan ragu dan khawatir, namun seiring berjalannya waktu aku belajar untuk berani menyuarakan pendapatku saat mengerjakan musik. Hasilnya ternyata terasa lebih baik, lebih jujur untuk diriku maupun pendengar,” ujarnya.

Populer video

Berita lainnya