Celebrithink.com – Buka puasa bersama yang digelar pada Minggu sore (8/3/2026) oleh PT Charoen Pokphand dan PWI DIY bukan sekadar ajang makan bersama. Acara ini menjadi momentum strategis untuk mempertemukan sektor industri pangan dengan insan pers sebagai garda terdepan informasi publik.
Apresiasi untuk Media
Communication & Public Affair Coordinator PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Gun Affandy, menekankan bahwa media adalah mitra strategis. Menurutnya, peran pers sangat krusial dalam mengedukasi masyarakat mengenai isu penting seperti ketahanan pangan dan perkembangan industri makanan di tanah air.
Peluang Bisnis bagi Wartawan
Menariknya, Ketua PWI DIY, Hudono, melihat pertemuan ini sebagai langkah awal kerja sama yang lebih nyata. Ia membuka peluang bagi anggota PWI DIY untuk terjun ke dunia bisnis melalui produk-produk unggulan CP Food seperti Fiesta.
“Ke depan, PWI DIY melalui koperasi bisa bekerja sama menjualkan produk Fiesta. Kami juga membuka kesempatan bagi teman-teman wartawan yang ingin mulai berbisnis produk ini,” ungkap Hudono dalam sambutannya.
Relevansi Puasa dengan Etika Jurnalistik
Suasana religius semakin bermakna lewat tausiyah dari Ustadz Bagus Tris Sutrisno. Ia mengaitkan esensi takwa (self-regulation) dengan etika profesi wartawan. Ustadz Bagus berpesan agar kesadaran akan pengawasan Tuhan membuat kita lebih berhati-hati dalam menyaring dan menyebarkan informasi agar tidak terjebak dalam berita bohong.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan santap buka puasa yang menandai semangat kebersamaan di awal Ramadan tahun ini. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan industri food processing sekaligus ekonomi daerah di Yogyakarta.