Celebrithink.com – Menjalani ibadah puasa bukan berarti kita harus mengabaikan kesehatan pencernaan. Sering kali, karena fokus pada makanan berat saat berbuka, kita lupa bahwa tubuh sangat membutuhkan serat untuk menjaga semuanya tetap “lancar”. Mengonsumsi buah dan sayur saat sahur dan berbuka adalah kunci utama agar sistem pencernaan tetap bekerja optimal meskipun pola makan kita berubah.
Menurut ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, sebenarnya semua buah dan sayur itu baik. Namun, kalau kamu mencari yang paling cepat membantu urusan “ke belakang”, pepaya adalah sang juara. Pepaya mengandung enzim pencernaan alami yang membantu memecah makanan lebih cepat, sehingga sistem pencernaanmu nggak perlu kerja rodi. Selain pepaya, buah naga juga sangat direkomendasikan karena kandungan air dan seratnya yang tinggi—cocok banget dikonsumsi baik saat sahur maupun berbuka untuk memastikan buang air besar tetap teratur.
Buat kamu yang ingin merasa kenyang lebih lama tapi tetap ingin pencernaan sehat, alpukat adalah pilihan cerdas. Lemak sehat dalam alpukat nggak cuma bikin perut terasa penuh, tapi juga mendukung fungsi cerna.
Lalu, bagaimana dengan sayurannya? Dia menyarankan untuk memilih jenis yang relatif mudah dicerna agar tidak memperberat lambung yang sedang beristirahat. Bayam dan wortel adalah dua pilihan praktis yang mudah diolah menjadi menu apa saja. Selain itu, sayuran hijau lainnya dan sayur buah seperti labu siam juga sangat baik untuk menjaga hidrasi dan kesehatan ususmu. Jadi, pastikan selalu ada porsi “hijau” dan buah-buahan segar di meja makanmu sepanjang Ramadan nanti, ya.