SMARAI Ajak Pendengar untuk Move On dari Masa Lalu

Pic by Naraksa

Celebrithink.com – Grup band baru asal Indonesia, SMARAI, resmi merilis single perdana berjudul “Ajari Aku” sebagai langkah awal mereka memperkenalkan diri ke publik. Lagu ini menjadi pintu pembuka menuju album pertama SMARAI yang sedang digarap. Band ini beranggotakan Dedy Riyono (Dhedot), Agib Tanjung, Bagoes Kresnawan, Sasi Kirono, dan Aza Ardito.

Lagu Ajari Aku ditulis oleh Dhedot, yang juga dikenal sebagai drummer dari grup Letto. Lewat lagu ini, SMARAI ingin menyampaikan pesan reflektif tentang proses berdamai dengan masa lalu. “Pesan utamanya, ayo move on! Agar kita bisa melangkah ke masa depan tanpa terus dihantui bayangan masa lalu,” ujar Dhedot.

Proses rekaman dilakukan sepenuhnya di Satrio Piningit Studio, dibantu oleh Abraham Mico (Pleasure Seekers) sebagai sound engineer dan Sasi Kirono yang menangani proses mixing dan mastering. Sementara itu, desain artwork single dikerjakan oleh Satriya Anggun (Tembang Gula), menambah sentuhan visual yang selaras dengan tema lagu.

Tak hanya soal musik, SMARAI juga menarik perhatian karena formasinya yang unik. Dalam satu band, mereka punya dua drummer sekaligus Dhedot dari Letto dan Bagoes Kresnawan, seorang film director yang juga aktif bermusik. Selain itu, dua personel lainnya, Sasi Kirono dan Aza Ardito, berperan sebagai produser musik. Agib Tanjung, sang bassist, dikenal sebagai session player sekaligus jurnalis musik.

“SMARAI punya nilai jual dari keberagaman background personelnya. Aku, Dhedot, dan Agib sudah bersahabat hampir 20 tahun, jadi chemistry-nya udah terbentuk banget,” kata Bagoes. “Kadang aku lupa kalau Dhedot itu drummer dari band top Indonesia. Dan rasanya aku nggak bisa nge-band kalau bassisnya bukan Agib,” tambahnya sambil tertawa.

Dengan komposisi personel yang solid dan pengalaman lintas bidang, SMARAI siap membawa warna baru ke dunia musik Indonesia lewat karya yang jujur, hangat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ajari Aku kini sudah bisa didengarkan di berbagai platform musik digital.

Populer video

Berita lainnya