Natal itu seru! Tapi, tau nggak sih kalau cara merayakan Natal di setiap negara itu beda-beda? Meskipun sama-sama merayakan kelahiran Yesus Kristus, tapi setiap negara punya tradisi uniknya masing-masing. Yuk, kita keliling dunia dan lihat gimana serunya perayaan Natal di berbagai negara!
Natal di Indonesia: Hangat dan Bersahaja
Di Indonesia, Natal identik banget sama suasana kekeluargaan yang hangat. Perayaan Natal biasanya dimulai dengan ibadah misa di gereja. Setelah itu, keluarga besar berkumpul untuk makan malam bersama sambil menikmati hidangan khas Natal seperti ayam panggang, nasi goreng, dan kue-kue kering.
Tukar kado juga jadi salah satu tradisi yang paling ditunggu-tunggu, nih. Selain itu, banyak komunitas juga mengadakan acara Natal seperti konser musik atau bazaar Natal.
Natal di Negara Lain: Unik dan Menarik
- Finlandia: Di Finlandia, Natal identik dengan Sinterklas (Santa Claus) yang tinggal di desa kecil bernama Rovaniemi. Anak-anak Finlandia percaya bahwa Sinterklas tinggal di sana bersama para elfnya. Selain itu, sauna juga menjadi tradisi yang tak terpisahkan dari perayaan Natal di Finlandia.
- Jerman: Di Jerman, Natal dirayakan dengan meriah. Pohon Natal dihias dengan berbagai macam hiasan, seperti bola-bola, lampu, dan kue kering. Selain itu, ada juga tradisi membuka satu jendela kalender Advent setiap harinya mulai tanggal 1 Desember.
- Meksiko: Di Meksiko, perayaan Natal dimulai sejak tanggal 16 Desember dengan tradisi Las Posadas. Tradisi ini mirip seperti pawai, di mana orang-orang berjalan sambil menyanyikan lagu-lagu Natal dari rumah ke rumah.
- Islandia: Di Islandia, ada 13 Yule Lads yang datang setiap malam selama 13 hari menjelang Natal. Yule Lads adalah sosok-sosok mitologi Islandia yang suka mengerjai anak-anak.
- Jepang: Di Jepang, Natal lebih bersifat komersial. Banyak orang Jepang merayakan Natal dengan makan ayam goreng KFC. Tradisi ini bermula dari sebuah kampanye iklan KFC pada tahun 1970-an.
Natal memang perayaan yang universal, tapi cara merayakannya sangat beragam di setiap negara. Dari tradisi sauna di Finlandia hingga makan ayam goreng di Jepang, kita bisa melihat betapa kaya dan beragamnya budaya dunia. Yang terpenting adalah kita bisa merasakan semangat Natal yang penuh kasih dan kebahagiaan, terlepas dari bagaimana kita merayakannya.