Perlu Kamu Tahu, Ini Langkah Pertolongan Pertama untuk Penderita Sesak Nafas

young girl in yellow shirt, white cardigan covering mouth with hand, coughing and looking exhausted , front view.

Sesak napas adalah kondisi di mana seseorang merasa kesulitan untuk bernapas atau tidak mendapatkan cukup udara. Ini bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti asma, alergi, penyakit paru-paru, serangan jantung, atau kondisi medis lainnya. Menangani sesak napas dengan cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Berikut adalah langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat kamu lakukan untuk penderita sesak napas.

1. Tetap Tenang dan Tetap Bersama Penderita

Pertama-tama, penting untuk tetap tenang. Panik hanya akan memperburuk situasi. Bantu penderita untuk juga tetap tenang. Beri tahu mereka bahwa kamu ada di sana untuk membantu.

2. Bantu Penderita untuk Duduk Tegak

Posisi duduk tegak dapat membantu memudahkan pernapasan. Jika penderita berada di posisi berbaring, bantu mereka untuk duduk dengan menegakkan punggung mereka dan menempatkan kaki di lantai. Jika duduk tegak tidak nyaman, posisi setengah duduk dengan sandaran bisa menjadi alternatif.

3. Longgarkan Pakaian yang Ketat

Pakaian yang ketat di sekitar leher atau dada bisa memperparah sesak napas. Longgarkan dasi, kancing kerah, atau pakaian lainnya yang mungkin menghambat pernapasan.

4. Berikan Oksigen Jika Tersedia

Jika kamu memiliki akses ke tabung oksigen, berikan oksigen kepada penderita sesuai dengan petunjuk penggunaan. Ini bisa sangat membantu, terutama jika penderita sudah memiliki riwayat masalah pernapasan dan biasanya menggunakan oksigen.

5. Gunakan Inhaler atau Nebulizer (Jika Tersedia)

Jika penderita memiliki asma atau kondisi paru-paru lainnya dan memiliki inhaler atau nebulizer, bantu mereka untuk menggunakan alat tersebut. Pastikan mereka menggunakannya sesuai dengan instruksi dokter.

6. Hindari Faktor Pemicu

Jika sesak napas disebabkan oleh alergi, segera jauhkan penderita dari faktor pemicu seperti debu, asap, atau bulu hewan. Ventilasi ruangan dengan baik untuk memastikan udara segar masuk.

7. Berikan Bantuan Medis Segera

Jika sesak napas tidak mereda dalam beberapa menit atau jika gejalanya semakin parah, segera hubungi layanan darurat medis. Jangan tunda untuk mencari bantuan medis karena kondisi ini bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

8. Pemantauan Terus-Menerus

Sambil menunggu bantuan medis, terus pantau kondisi penderita. Perhatikan tanda-tanda vital seperti denyut nadi dan tingkat kesadaran mereka. Jika penderita kehilangan kesadaran, siapkan diri untuk melakukan resusitasi jantung paru (CPR) jika diperlukan dan jika kamu terlatih melakukannya.

9. Hindari Memberikan Makanan atau Minuman

Jangan memberikan makanan atau minuman kepada penderita sesak napas karena ini bisa meningkatkan risiko tersedak. Fokuskan pada upaya untuk membantu pernapasan mereka tetap stabil.

Sesak napas adalah kondisi medis serius yang memerlukan tindakan cepat dan tepat. Dengan mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama yang benar, kamu bisa membantu mengurangi risiko komplikasi dan memberikan bantuan yang sangat diperlukan sebelum bantuan medis tiba. Selalu ingat untuk tetap tenang dan bertindak sesuai dengan kemampuan kamu, serta segera cari bantuan medis untuk penanganan lebih lanjut.

Populer video

Berita lainnya

Kamu Boleh Bebas Makan saat Lebaran, Tapi Lakukan Ini untuk Menjaga Berat Badan

Kamu Boleh Bebas Makan saat Lebaran, Tapi Lakukan Ini untuk

4 Obat Alami untuk Mengatasi Sariawan di Lidah

4 Obat Alami untuk Mengatasi Sariawan di Lidah

Hindari 5 Hal Berikut Jika Tidak Ingin Terjerat Pinjol

Hindari 5 Hal Berikut Jika Tidak Ingin Terjerat Pinjol

Tips Mengenalkan Makanan Real Food pada Anak

Tips Mengenalkan Makanan Real Food pada Anak

Manfaat Penting Anak Mengikuti Lomba: Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

Manfaat Penting Anak Mengikuti Lomba: Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

Kamu Bisa Lho Buat Lilin Sendiri di Rumah, Begini Caranya

Kamu Bisa Lho Buat Lilin Sendiri di Rumah, Begini Caranya

Inovasi Terkini dalam Teknologi Lensa Kacamata, Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Inovasi Terkini dalam Teknologi Lensa Kacamata, Ini yang Perlu Kamu

Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan jika Kamu Ingin Pindah Tinggal ke Kota Lain

Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan jika Kamu Ingin Pindah Tinggal ke

Ini Panduan Praktis Cara Mencuci Bantal dengan Mudah di Rumah

Ini Panduan Praktis Cara Mencuci Bantal dengan Mudah di Rumah

Sesar Garsela, Pemicu Gempa di Bandung dan Garut

Sesar Garsela, Pemicu Gempa di Bandung dan Garut

Kamu Boleh Bebas Makan saat Lebaran, Tapi Lakukan Ini untuk Menjaga Berat Badan

Kamu Boleh Bebas Makan saat Lebaran, Tapi Lakukan Ini untuk

4 Obat Alami untuk Mengatasi Sariawan di Lidah

4 Obat Alami untuk Mengatasi Sariawan di Lidah

Hindari 5 Hal Berikut Jika Tidak Ingin Terjerat Pinjol

Hindari 5 Hal Berikut Jika Tidak Ingin Terjerat Pinjol

Tips Mengenalkan Makanan Real Food pada Anak

Tips Mengenalkan Makanan Real Food pada Anak

Manfaat Penting Anak Mengikuti Lomba: Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

Manfaat Penting Anak Mengikuti Lomba: Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

Kamu Bisa Lho Buat Lilin Sendiri di Rumah, Begini Caranya

Kamu Bisa Lho Buat Lilin Sendiri di Rumah, Begini Caranya

Inovasi Terkini dalam Teknologi Lensa Kacamata, Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Inovasi Terkini dalam Teknologi Lensa Kacamata, Ini yang Perlu Kamu

Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan jika Kamu Ingin Pindah Tinggal ke Kota Lain

Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan jika Kamu Ingin Pindah Tinggal ke

Ini Panduan Praktis Cara Mencuci Bantal dengan Mudah di Rumah

Ini Panduan Praktis Cara Mencuci Bantal dengan Mudah di Rumah

Sesar Garsela, Pemicu Gempa di Bandung dan Garut

Sesar Garsela, Pemicu Gempa di Bandung dan Garut

Kamu Boleh Bebas Makan saat Lebaran, Tapi Lakukan Ini untuk Menjaga Berat Badan

Kamu Boleh Bebas Makan saat Lebaran, Tapi Lakukan Ini untuk

4 Obat Alami untuk Mengatasi Sariawan di Lidah

4 Obat Alami untuk Mengatasi Sariawan di Lidah